Semnas SENASTEK Unikama 2019 https://conference.unikama.ac.id/artikel/index.php/senastek <p>Seminar Nasional Sains dan Teknologi (SENASTEK) merupakan seminar yang diselenggarakan oleh Fakultas FST Unikama. Seminar ini diselenggarakan setiap tahun sejak tahun 2018.</p> en-US Semnas SENASTEK Unikama 2019 PENGARUH KOMBINASI MODEL PEMBELAJARAN DISCOVERY LEARNING DAN TPS TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA https://conference.unikama.ac.id/artikel/index.php/senastek/article/view/105 <p>Peserta didik menganggap matematika merupakan pelajaran yang sulit dan membosankan. Hal tersebut diketahui berdasarkan hasil observasi proses pembelajaran yang telah dilakukan di SMP PGRI 6 Malang. Selama proses pembelajaran &nbsp;peserta didik cenderung pasif.&nbsp;Salah satu alternatif mengatasi masalah ini adalah dengan menerapkan kombinasi model pembelajaran <em>discovery learning </em>dan <em>TPS</em>. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kombinasi model pembelajaran <em>discovery learning </em>dan <em>TPS </em>terhadap hasil belajar matematika kelas VIIIB SMP PGRI 6 Malang tehadap materi luas permukaan bangun ruang sisi datar. Metode penelitian yang digunakan adalah <em>Quasi Experimen</em><em>t. </em>Sampel penelitian adalah peserta didik kelas VIIIB dan kelas VIIIC yang masing-masing berjumlah 35 peserta didik. Teknik pengumpulan data yang dilakukan adalah tes berupa <em>pretest </em>dan <em>posttest</em>. Analisis data yang dilakukan terdiri dari uji validitas dan uji reliabilitas, uji normalitas, uji homogenitas serta uji hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) pengujian hipotesis memperoleh nilai signifikansi &lt; 0.05 yaitu 0.001. (2) Rata-rata nilai hasil belajar yang menggunakan kombinasi model pembelajaran <em>discovery learning </em>dan <em>TPS </em>sebesar 80.97 dan yang menggunakan model pembelajaran konvensional sebesar 73.69. Dengan demikian kesimpulan penelitian ini adalah terdapat pengaruh kombinasi model pembelajaran <em>discovery learning </em>&nbsp;dan <em>TPS </em>&nbsp;terhadap hasil belajar matematika kelas VIIIB SMP PGRI 6 Malang.</p> Anastasia Yuliani Djoko A. Susilo Sri Hariyani Copyright (c) 2019-12-10 2019-12-10 2 PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK BERBASIS DISCOVERY LEARNING PADA MATERI ARITMETIKA SOSIAL https://conference.unikama.ac.id/artikel/index.php/senastek/article/view/106 <p>Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana mengembangkan Lembar Kerja Pesera Didik&nbsp;(LKPD)&nbsp;berbasis pendekatan <em>discovery learning </em>pada pokok bahasan aritmetika sosial yang valid, praktis dan efektif. &nbsp;Model pengembangan LKPD yang digunakan dalam penelitian &nbsp;ini adalah model ADDIE &nbsp;yang terdiri dari lima tahapan, yaitu: (1) tahap analisis, (2) tahap perancangan, (3) tahap pengembangan, (4) tahap implementasi, dan (5) tahap evaluasi. Subjek uji coba pada penelitian ini &nbsp;adalah peserta didik kelas VII A SMP Negeri 10 Malang. Prosedur pengumpulan data menggunakan lembar validasi ahli, angket respon guru dan peserta didik, dan soal tes hasil belajar peserta didik. Hasil penelitian ini diperoleh dari penilaian kevalidan LKPD oleh ahli materi, ahli media dan ahli pembelajaran memenuhi &nbsp;kriteria valid dengan persentase rata-rata sebesar 80,74%; penilaian kepraktisan LKPD berdasarkan respon guru dan respon peserta didik memenuhi kriteria praktis<strong>&nbsp;</strong>dengan persentase rata-rata sebesar 84,4%; dan penilaian keefektifan LKPD berdasarkan hasil tes peserta didik memenuhi kriteria efektif dengan persentse ketuntasan secara klasikal sebesar 81,25%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa LKPD berbasis pendekatan <em>discovery learning </em>valid, praktis dan efektif untuk digunakan dalam pembelajaran matematika.</p> Antonia Efriana Osin Nyamik Rahayu Sesanti Retno Marsitin Copyright (c) 2019-12-10 2019-12-10 2 RANCANG BANGUN SISTEM INFORMASI PENENTUAN KUALITAS TEMBAKAU MENGGUNAKAN METODE K-MEANS https://conference.unikama.ac.id/artikel/index.php/senastek/article/view/107 <p>Selama ini petani dihadapkan pada permasalahan tentang pengetahuan petani akan pentingnya<strong>&nbsp;</strong>pengelompokan kualitas tembakau melalui warna dari tembakau yang dihasilkan, sehingga muncul permasalahan karena faktor kurangnya pengetahuan terhadap kualitas tembakau itu sendiri yang mengakibatkan sering meruginya petani karena harga tembakau yang dihasilkan tidak terjual sesuai harga pasar yang berlaku. Untuk mengurangi resiko kerugian petani maka diperlukan pengolahan digital.Yaitu pengolahan citra digital, pengolahan citra digital merupakan proses yang bertujuan untuk memanipulasi dan menganalisis citra dengan bantuan komputer. Penelitian ini berhasil membuat rancang bangun sistem informasi penentuan kualitas tembakau menggunakan metode k-means di desa Wateswinangun, maka petani akan mudah untuk menentukan grade dari tembakau yang dimiliki sehingga mendapat nilai jual tembakau yang lebih tinggi. Aplikasi clustering tembakau dapat membantu petani tembakau di desa Wateswinangun untuk mengelompokan jenis kualitas tembakau dari berbagai grade masing – masing tembakau</p> Arifin Setyoko Rini Agustina Copyright (c) 2019-12-10 2019-12-10 2 PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA SISWA BERBASIS GAME PADA MATA PELAJARAN MATEMATIKA UNTUK SD https://conference.unikama.ac.id/artikel/index.php/senastek/article/view/108 <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan lembar kerja siswa berbasis <em>game</em>&nbsp;pada mata pelajaran matematika untuk siswa kelas VI SD. <em>Game</em>&nbsp;dirancang agar siswa tidak cepat bosan, tertarik dengan proses pembelajaran dan meningkatkan minat belajar mandiri terhadap mata pelajaran matematika. Model pengembangan lembar kerja siswa berbasis <em>game</em>&nbsp;mengacu pada pengembangan 4-D (<em>Four D Model</em>) yang terdiri dari empat tahapan, yaitu : <em>Define, Design, Development</em>&nbsp;dan <em>Dissemination</em>. Penelitian ini dilakukan sampai tahap <em>development</em>&nbsp;(pengembangan) sebab adanya keterbatasan waktu, sehingga hanya dibatasi sampai pada kegiatan validasi dan tidak sampai pada bagian uji coba lembar kerja siswa berbasis <em>game</em>. Validasi kelayakan lembar kerja siswa berbasis <em>game</em>&nbsp;dilakukan oleh ahli media dan instrument pengumpulan data menggunakan angket validasi media. Jenis data yang digunakan adalah data kualitatif dan kuantitatif. Data kualitatif dihasilkan dari validator dan siswa, sedangkan data kuantitatif berupa skor dari lembar validasi oleh ahli media. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lembar kerja siswa berbasis <em>game</em>&nbsp;telah memenuhi kriteria valid pada validasi media dengan presentase keseluruhan 79,24% dengan kategori baik.&nbsp;Lembar kerja siswa berbasis <em>game</em>&nbsp;untuk kelas VI SD layak untuk di uji cobakan.</p> Armando Gianfrancho Orlando Nguru Oktania Anggraini Wulandari M. Bahtiar Arif Copyright (c) 2019-12-10 2019-12-10 2 IMPLEMENTASI PATHFINDING PADA KARAKTER HERO DENGAN ALGORITMA A* DALAM GAME TBS PERANG KOMANDO https://conference.unikama.ac.id/artikel/index.php/senastek/article/view/109 <p>Penelitian ini memuat tentang pengembangan sebuah game yang bergenre <em>Turn Based Strategy</em>. Permainan atau <em>game</em>&nbsp;merupakan suatu bentuk hiburan yang seringkali dijadikan sebagai sarana penyegar pikiran dari rasa penat yang disebabkan oleh aktivitas dan rutinitas sehari-hari. Bermacam macam genre yang ada pada sebuah <em>game</em>&nbsp;&nbsp;atau permainan, dan salah satu diantaranya yakni <em>Turn Based Strategy</em>. Metode yang di gunakan dalam genre ini adalah <em>Pathfinding</em>&nbsp;dengan algoritma A* (A star). Diharapkan setelah diterapkannya metode ini, karakter <em>hero</em>&nbsp;dapat menemukan jalur tercepat menuju titik yang telah ditentukan. Untuk menemukan jalur tercepat dari titik awal ke titik tujuan, maka di gunakan rumus untuk mencari jalur terdekat menggunakan perhitungan dasar teorema Phytagoras (Edwin &amp; Dale, 1994), di mana a² + b² = c². Berdasarkan rumus dasar teorema tersebut, digunakanlah rumus dalam algoritma a* yakni: F=G+H, Dimana: F adalah jumlah dari G dan H &nbsp;ini adalah perkiraan jalur terpendek sementara, G adalah <em>Geographical Cost</em>&nbsp;adalah total jarak yang didapat dari <em>verteks</em>&nbsp;awal ke <em>verteks</em>&nbsp;sekarang. Dan H adalah <em>Heuristic Cost</em>&nbsp;adalah perkiraan jarak dari <em>verteks</em>&nbsp;sekarang (yang sedang dikunjungi) ke <em>verteks</em> tujuan. sehingga karakter dapat berpindah dan menemukan jalur tercepat.</p> Barokatur Rahman Wasum Copyright (c) 2019-12-10 2019-12-10 2 PREDIKSI PENCARIAN KATA DENGAN ALGORITMA LEVENSHTEIN DISTANCE DI DALAM KAMUS BAHASA MANGGARAI, INDONESIA DAN INGGRIS BERBASIS ANDROID https://conference.unikama.ac.id/artikel/index.php/senastek/article/view/110 <p>Perkembangan teknologi saat ini meningkat pesat, hal ini ditandai dengan semakin banyaknya fungsi pada perangkat <em>mobile </em>tersebut. Ini menjadi sebuah evolusi perangkat <em>mobile</em>&nbsp;dalam hal ini telepon genggam yang menggunakan teknologi <em>smartphone </em>yang kemampuanya hampir mirip dengan komputer.</p> <p>Peran bahasa yang sangat penting untuk dipelajari sangat efektif jika diaplikasikan dalam sebuah sistem <em>android</em>&nbsp;oleh karena itu penulis menemukan sebuah masalah dalam membangun komunikasi antara masyarakat di Manggarai karena daerah ini menjadi pusat wisata lokal maupun manca Negara, untuk mengatasi masalaah ini penulis mencoba membangun sistem aplikasi Kamus tiga bahasa yaitu bahasa Manggarai, bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris berbasis android, lengkap dengan Fitur <em>Autocomplete </em>dan Metode <em>levenshtein Distance </em>untuk membantu pengguna dalam melakukan pencarian kata yang lebih mudah dan efisien.</p> Darius Obi Januardi Alexius Endy Budianto Muhammad Priyono Tri S Copyright (c) 2019-12-10 2019-12-10 2 PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN TAI MENGGUNAKAN KARTU SOAL UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA https://conference.unikama.ac.id/artikel/index.php/senastek/article/view/111 <p>Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan langkah-langkah pembelajaran kooperatif tipe TAI <em>(Team Assisted Individualization) </em>menggunakan kartu soal yang dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas VII D SMP PGRI 6 Malang pada materi segi empat. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Penelitian ini berlangsung dalam dua siklus yang masing-masing siklus terdiri atas tahap perencanaan, tindakan, observasi dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas VII D SMP PGRI 6 Malang yang berjumlah 25 siswa. Teknik pengumpulan data penelitian dilakukan melalui tes berupa soal-soal yang digunakan untuk mengukur hasil belajar, &nbsp;observasi, wawancara&nbsp;dan dokumentasi.&nbsp;Penelitian dengan penerapan model pembelajaran TAI menggunakan kartu soal dengan langkah-langkah sebagai berikut: (1) Pemberian tes awal, (2) Pembagian kelompok secara heterogen, (3) Penjelasan materi, (4) Pembagian kartu soal, (5) Diskusi kelompok, (6) Presentasi kelompok, (7) Pemberian penghargaan, dan (8) Pengadaan tes akhir. Penelitian ini dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Hal tersebut ditunjukkan dengan peningkatan persentase hasil belajar siswa. Pada siklus I persentase hasil belajar adalah 72% dan pada siklus II meningkat menjadi 82%. Hasil observasi siswa pada siklus I adalah 75% dan siklus II meningkat 87,5%, hasil observasi peneliti siklus I 80% dan pada siklus II meningkat menjadi 92,5%.</p> Maria Sumarni Wati Sri Hariyani Yuniar Ika Putri Pranyata Copyright (c) 2019-12-10 2019-12-10 2 PENERAPAN USER CENTERED DESIGN DENGAN PENDEKATAN UJI USABILITY PADA PERANCANGAN ANTARMUKA GAME JUNGLE OF IKKI https://conference.unikama.ac.id/artikel/index.php/senastek/article/view/112 <p><em>Game</em>&nbsp;merupakan salah satu teknologi <em>mobile </em>yang banyak digemari oleh siapa saja&nbsp;Biasanya <em>user interface </em>pada <em>game </em>dirancang secara komplek karena <em>User Interface </em>merupakan komponen&nbsp;<em>game</em>&nbsp;yang bertugas untuk menghubungkan antara <em>user </em>dengan <em>game </em>tersebut agar dapat berinteraksi dengan mudah<em>&nbsp;</em>serta <em>user interface </em>merupakan salah satu faktor yang dapat mempengaruhi kenyamanan pengguna dan sebagai tolak ukur untuk mengetahui sejauh mana <em>game </em>diminati oleh pengguna. Buruknya desain <em>user interface </em>pada <em>game </em>dapat mempengaruhi nilai <em>usability-</em>nya<em>. </em>Untuk mendapat <em>user interface </em>yang <em>user friendly </em>maka diperlukan perancangan perbaikan. Dalam penelitian ini dilakukan perancangan perbaikan <em>user interface </em>pada<em>&nbsp;game Jungle Of Ikki</em>&nbsp;yang menggunakan metode <em>user centered design </em>dengan tujuan menghasilkan rancangan <em>user interface </em>yang <em>user friendly</em>&nbsp;dan sesuai dengan <em>user requirement </em>pengguna agar mendapat nilai usabilitas yang tinggi. &nbsp;Berdasarkan analisa yang dilakukan maka dihasilkan sebuah produk yang memenuhi <em>user requirements</em>&nbsp;dimana hasil rancangan perbaikan tersebut sudah memenuhi aspek <em>usability </em>yang berdasar pada<em>&nbsp;</em>prinsip <em>heuristic evaluation </em>dengan peningkatan nilai <em>usability </em>sebanyak 30% dari keseluruhan hasil penelitian dibandingkan dengan hasil rancangan awal.</p> Masyita Damayanti Abdul Aziz Moh. Ahsan Copyright (c) 2019-12-10 2019-12-10 2 PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBING UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI DAN PRESTASI BELAJAR SISWA https://conference.unikama.ac.id/artikel/index.php/senastek/article/view/113 <p>Tujuan penelitian ini adalah (1) Untuk mengetahui kualitas penerapan pendekatan inkuiri terbimbing dalam meningkatkan motivasi dan prestasi belajar siswa (2) Untuk mengetahui apakah pembelajaran fisika dengan menggunakn pendekatan inkuiri terbimbing dapat meninkatkan motivasi belajar siswa<em>.</em> &nbsp;(3) Untuk mengetahui apakah pembelajaran fisika dengan menggunakan pendekatan inkuiri terbimbing dapat meningkatkna prestasi belajar siswa. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas VII &nbsp;C SMP PGRI 6 malang. Ini merupakan peneliitian tindakan kelas dengan menggunakan model Kemmis &amp; McTaggart. Hasil penilitian ini menunjukan bahwa (1) Kualitas pembelajaran dengan menggunakan pendekatan inkuiri terbimbing yang dilaksanakan dikelas VII C SMP PGRI 6 Malang mencapai kriteria baik. &nbsp;(2) &nbsp;Penerapan pembelajaran dengan menggunakan pendekatan inkuiri terbimbing dapat meningkatkan motivasi belajar siswa kelas VII C SMP PGRI 6 Malang. (3) Penerapan pembelajaran dengan menggunakan pendekatan inkuiri terbimbing dapat meningkatkan prestasi belajar siswa kelas VII C SMP PGRI 6 Malang. Berdasarkan hasil penilitian disimpulkan bahwa model pembelajaran inkuiri terbimbing dapat meningkatkan motivasi dan prestasi belajar siswa .</p> Matheus Malo Copyright (c) 2019-12-10 2019-12-10 2 ANALISIS PEMAHAMAN SISWA KELAS X AKUNTANSI SMK NU BULULAWANG BERDASARKAN TEORI APOS https://conference.unikama.ac.id/artikel/index.php/senastek/article/view/114 <p>Penelitian ini dilatarbelakangi adanya permasalahan siswa dalam memahami materi pelajaran matematika di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) khususnya materi sistem persamaan linear dua variabel karena materi tersebut berkaitan dengan kehidupan sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan analisis pemahaman siswa kelas X Akuntansi SMK NU Bululawang pada materi sistem persamaan linear dua variabel berdasarkan teori APOS. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian yang diambil adalah 13 siswa kelas X Akuntansi SMK NU Bululawang. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Pada tingkat aksi, semua subjek belum memiliki pemahaman yang sempurna; (2) Pada tingkat proses, semua subjek sudah memiliki pemahaman yang baik. Semua subjek dapat mengerjakan dengan langkah-langkah yang benar dan memperoleh jawaban yang benar. Sebelas subjek menggunakan metode eliminasi, dua subjek menggunakan metode gabungan; (3) Pada tingkat objek, ada tiga subjek yang sudah berada pada tingkat pemahaman objek yang sempurna, ada dua subjek yang belum sampai pada tingkat objek, delapan subjek dengan pemahaman objek yang belum sempurna; (4) Pada tingkat skema, ada delapan subjek yang masih belum sempurna pemahamannya, tiga subjek sudah dalam pemahaman yang baik, dua subjek sudah dalam pemahaman sempurna.</p> Mauliatul Mufassiroh Trija Fayeldi Yuniar Ika Putri Pranyata Copyright (c) 2019-12-10 2019-12-10 2 RANCANG BANGUN SISTEM REKOMENDASI PEMILIHAN DESTINASI WISATA DI KOTA BATU BERBASIS ANDROID https://conference.unikama.ac.id/artikel/index.php/senastek/article/view/115 <p>Sistem rekomendasi telah banyak digunakan oleh hampir sebagian besar bisnis bidang&nbsp;di mana konsumen perlu membuat suatu keputusan atau rekomendasi .&nbsp;Bidang&nbsp;pariwisata merupakan salah satu contoh bisnis area yang menerapkan sistem rekomendasi untuk membantu para wisatawan dalam membuat keputusan bagi perjalanan mereka.Fokus penelitian pengembangan ini mengacu pada pengembangan pendekatan secara <em>waterfall</em>.Jenis data yang digunakan dalam penulisan penelitian ini adalah jenis pengembangan, yaitu prosedur penelitian yang menghasilkan data tidak dalam angka.Instrumen pengumpulan data dilakukan dengan wawancara terstruktur.Penelitian ini bertujuan untuk membuat sistem rekomendasi bagi wisatawan yang hasil akhirnya menampilkan rekomendasi pemilihan destinasi wisata berbasiis <em>android</em>&nbsp;dimana wisatawan dapat memilih destinasi wisata berdasarkan budget dan minat dari wisatawan.</p> Muchamad Sulton Irwinsyah Jacobus Wiwin Kuswinardi Copyright (c) 2019-12-10 2019-12-10 2 ANALISIS USER INTERFACE DAN USER EXPERIENCE PADA GAME PERANG KOMANDO MENGGUNAKAN METODE HEURISTIC EVALUATION https://conference.unikama.ac.id/artikel/index.php/senastek/article/view/116 <p>Game Perang Komando merupakan game taktik yang ber-genre Turn Based Strategy.&nbsp;Namun dalam game perang komando perlu diperhatikan tampilan User Interface dan juga User Experience nya, User Interface dan User Experience merupakan bagian yang sangat penting dalam game. &nbsp;User Interface merupakan serangkaian tampilan grafis yang dapat dimengerti oleh pengguna, dengan adanya interface yang baik diharapkan pengguna dapat dengan mudah memahami apa yang harus dilakukan dan menghindari kebingungan saat memainkan game. User Experience merupakan respon atau tanggapan pengguna setelah memainkan game, untuk mendapatkan User Experience yang baik maka sebuah game harus memiliki kesesuaian antara fitur dengan kebutuhan pengguna.</p> <p>Untuk mengetahui apakah tampilan User Interface dan User Experience dari game Perang Komando sudah cukup baik atau belum, maka dianalisis menggunakan metode Heuristic Evaluation dan Single Ease Question. Analisis dilakukan untuk menemukan kekurangan dari tampilan game Perang Komando.</p> Nunung Dwi Supriyono Abdul Aziz Wahyudi Harianto Copyright (c) 2019-12-10 2019-12-10 2 ANALISIS KESALAHAN PESERTA DIDIK DALAM PEMBUKTIAN TRIGONOMETRI DENGAN TAHAPAN NEWMAN’S ERROR ANALYSIS (NEA) https://conference.unikama.ac.id/artikel/index.php/senastek/article/view/117 <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesalahan peserta didik dalam pembuktian trigonometri berdasarkan tahapan <em>Newman’s Error Analysis</em>&nbsp;(NEA). Kesalahan peserta didik dianalisis berdasarkan tahapan <em>Newman Error Analysis</em>&nbsp;(NEA) yang terdiri dari lima tahapan kesalahan, yaitu tahap kesalahan membaca (<em>Reading Error</em>), tahap kesalahan memahami masalah (<em>Comprehension Error</em>), tahap kesalahan transformasi (<em>Transformation Erros</em>), tahap kesalahan keterampilan proses (<em>Process Skill Error</em>) dan tahap kesalahan penulisan (<em>Encoding Error</em>). Jenis penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian diperoleh rata-rata kesalahan peserta didik terhadap tahapan<em>&nbsp;Newman Error Analysis</em>&nbsp;(NEA) pada tes yang terdiri dari 3 soal uraian adalah (1) tahap kesalahan membaca (<em>Reading Error</em>) 61,11%, (2) tahap kesalahan memahami masalah (<em>Comprehension Error</em>) 69,44%, (3) tahap kesalahan transformasi (<em>Transformation Erros</em>) 63,89%, (4) tahap kesalahan keterampilan proses (<em>Process Skill Error</em>) 63,89% dan (5) tahap kesalahan penulisan (<em>Encoding Error</em>) 97,22%. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh kesimpulan bahwa peserta didik masih melakukan kesalahan pada kesalahan membaca, kesalahan memahami masalah, kesalahan transformasi, kesalahan keterampilan proses &nbsp;dan kesalahan penulisan.&nbsp;</p> Nur Qomari Nyamik Rahayu Sesanti Retno Marsitin Copyright (c) 2019-12-10 2019-12-10 2 ANALISIS KEMAMPUAN PENGAJUAN MASALAH (PROBLEM POSING) MATEMATIKA PADA MATERI ALJABAR https://conference.unikama.ac.id/artikel/index.php/senastek/article/view/118 <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan peserta didik dalam pengajuan masalah matematika pada materi aljabar. Kemampuan pengajuan masalah peserta didik dianalisis menggunakan indikator-indikator kemampuan pengajuan masalah yang digolongkan ke dalam tiga kategori, yaitu reformulasi masalah , rekonstruksi masalah, dan imitasi masalah. Reformulasi masalah adalah mengajukan masalah dengan menggunakan langsung informasi yang ada dalam masalah awal, rekonstruksi masalah adalah mengajukan masalah dengan memodifikasi masalah awal atau informasi yang diberikan, imitasi masalah adalah mengajukan masalah dengan penambahan struktur informasi yang diberikan. Jenis penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian diperoleh rata-rata kemampuan peserta didik dalam mengajukan masalah terhadap masing-masing kategori pengajuan masalah pada tes yang terdiri dari 2 soal uraian adalah (1) kategori reformulasi masalah 50%; (2) kategori rekonstruksi masalah 41,67%; (3) kategori imitasi masalah 25%; (4) tidak dapat dikategorikan 12,5%. Berdasarkan hasil penelitian tersebut diperoleh kesimpulan (1) kategori reformulasi masalah terdapat 12 peserta didik; (2) kategori rekonstruksi masalah terdapat 10 peserta didik; (3) kategori imitasi masalah terdapat 6 peserta didik; (4) tidak dapat dikategorikan terdapat 3 peserta didik.</p> Nurrohmi Fauziyah Nyamik Rahayu Sesanti Retno Marsitin Copyright (c) 2019-12-10 2019-12-10 2 FORECASTING DATA PENUNGGAKAN PEMBAYARAN MENGGUNAKAN METODE FUZZY TIME SERIES DI PDAM KOTA MALANG https://conference.unikama.ac.id/artikel/index.php/senastek/article/view/119 <p>Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) suatu perusahaan yang dikelola pada setiap daerah di Indonesia guna menangani dan menyediakan kebutuhan air bersih untuk memenuhi dan menjaga kelangsungan pelayanan kepada masyarakat dalam berupaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang mencakup pelayanan umum dan aspek sosial, salah satunya PDAM Kota Malang. Suatu permasalahan yang dihadapi dalam menganalisis permintaan yaitu menganalisa permintaan untuk saat ini dan memprediksi kondisi tersebut pada masa yang akan datang. Menganalisa permintaan pada kondisi saat ini dan sebelumnya yang diperoleh digunakan sebagai sumber informasi untuk memprediksi kondisi mendatang dalam hal ini keadaan di masa lalu juga akan berulang lagi masa yang mendatang. Untuk meramalkan terdapat pada berbagai bidang, seperti cuaca, harga kurs dollar, harga saham, penjualan barang, dan tagihan pembayaran. <em>Forecasting</em>&nbsp;yang akurat akan mendapatkan suatu informasi yang berguna dalam menentukan suatu kebijakan dalam instansi tersebut. Tujuan dan Manfaat dari penelitian sebagai sarana untuk mengetahui kinerja metode yang digunakan dan pembelajaran untuk penyelesaian permasalahan serta sebagai sarana untuk mengetahui informasi tingkat penunggakan pembayaran disetiap tahun. Berdasarkan hasil pengujian metode <em>Fuzzy Time Series</em>&nbsp;bekerja lebih dalam melakukan peramalan. Hal ini ditunjukkan dari rendahnya nilai error yang dihasilkan ketika melakukan peramalan nilai MAPE terbaik yang didapatkan dari proses <em>forecasting</em> sebesar 0,1553%, AFER 0,01296%.</p> Okvanma Fransistio Danang Aditya Nugraha Moh. Ahsan Copyright (c) 2019-12-10 2019-12-10 2 PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DIVISIONS (STAD) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS VIII E SMP BUDI MULIA PAKISAJI https://conference.unikama.ac.id/artikel/index.php/senastek/article/view/121 <p>Pembelajaran matematika memiliki peranan penting sebagai salah satu kegiatan dalam memperoleh ilmu pengetahuan yang menjadi pendukung bagi kemajuan, kesejahteraan individu dan suatu bangsa. Pembelajaran kooperatif tipe STAD merupakan pendekatan <em>cooperative learning </em>yang menenkankan pada aktivitas dan interaksi diantara siswa untuk saling membantu dalam mencapai prestasi yang maksimal. Melalui STAD siswa mampu untuk mengungkapkan pendapatnya dalam diskusi kelompok sehingga akan terlibat aktif dalam pembelajaran, sehingga suasana belajar akan lebih bermakna. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan pembelajaran kooperatif tipe STAD dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada materi luas permukaan dan volume limas.&nbsp;Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif jenis penelitian tindakan kelas (PTK). Subyek penelitian adalah siswa kelas VIII E SMP Budi Mulia Pakisaji yang berjumlah 31 siswa.&nbsp;Hasil penelitian yang diperoleh bahwa terjadi peningkatan nilai tes siklus I, dan Siklus II, lembar observasi aktivitas guru dan lembar observasi aktivitas siswa siklus I dan siklus II. Nilai tes siklus I yang didapat siswa dalam persen adalah 70,96% sedangkan siklus II adalah 90,32%. Hasil observasi aktivitas guru siklus I mencapai kriteria keberhasilan 72,5%, hasil observasi aktivitas siswa mencapai 65%. Sementara siklus II menunjukkan persentase keberhasilan guru 90% dan keberhasilan siswa 85%. Dengan demikian dapat dinyatakan bahwa siswa telah mencapai ketuntasan belajar.&nbsp;</p> Pius Parung Riski Nur Istiqomah Dinullah Nur Farida Copyright (c) 2019-12-10 2019-12-10 2 SENSOR DETEKSI KADAR KELAYAKAN MAKANAN https://conference.unikama.ac.id/artikel/index.php/senastek/article/view/122 <p>Kebiasaan ibu rumah tangga &nbsp;untuk mengetahui citarasa masakannya adalah dengan mencicipinya baik makan baru di masak ataupun makan yang telah lama lebih dari 1 hari mencoba dengan menggunakan lidah adalah cara tradisional di lakukan,menggunakan lidah atau dengan mencium makanan cara dilakukan selama ini untuk mengetahu &nbsp;kualitas &nbsp;makanan sangatlah penting mempengaruhi kondisi makanan apakah masih layak di konsumsi atau tidak, &nbsp;mengkonsumsi. Makanan yang sudah mengadung bakteri &nbsp;adalah &nbsp;makanan tidak memenuhi standar keamanan, mutu dan gizi akan memberi efek negatif pada tubuh. Oleh karena itu perlu seleksi terhadap makanan sebelum dikonsumsi agar terhindar dari makanan yang membahayakan kesehatan. Pada dasarnya makanan tidak dapat disimpan lama, terutama yang mengandung kadar air tinggi, Banyak orang yang tidak menyadari makanan yang dikonsumsi sudah basi/ tidak layak untuk dimakan.&nbsp;Derajat keasaman adalah suatu cara atau metode yang digunakan untuk menentukan sifat asam atau basa suatu larutan dengan menggunakan pengukuran pH. pH atau derajat keasaman digunakan untuk menyatakan tingkat keasaman (atau kebasaan yang dimiliki oleh suatu larutan. Yang dimaksudkan “keasaman” di sini adalah konsentrasi ion hidrogen&nbsp;(H+) dalam pelarut air. Nilai pH berkisar dari 0 hingga 14. Suatu larutan dikatakan netral apabila memiliki nilai di atas ambang tidak wajar yang sudah di tentukan oleh BPPOM, mikrokontroler terobosan teknologi untuk membantuk memecahkan masalah untuk menentukan kelayakan kadar asam/basi makan baik atau tidak layak.</p> Syahminan Copyright (c) 2019-12-10 2019-12-10 2 APLIKASI MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF ANATOMI MANUSIA BERBASIS 3D DAN WEB PADA ORGAN MATA, LIDAH DAN GIGI https://conference.unikama.ac.id/artikel/index.php/senastek/article/view/104 <p><strong>A</strong><strong>bstrak</strong><strong>.</strong> Inovasi baru dibutuhkan dalam dunia pendidikan, terutama dibidang pendidikan kedokteran, yang berperan aktif dalam kehidupan manusia sehari-hari. Pengembangan inovasi-inovasi baru dengan memanfaatkan teknologi terbaru dapat digunakan untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan merangsang suasana pembelajaran menjadi lebih efektif dan efisien. Sejauh ini penggunaan pedoman berupa buku, jurnal dan gambar berupa 2D dirasa masih kurang menarik perhatian mahasiswa untuk mempelajari anatomi tubuh manusia secara keseluruhan. Oleh karena itu, salah satu cara untuk meningkatkan minat mahasiswa untuk mempelajari ilmu anatomi tubuh manusia dengan cara menggunakan teknologi 3D yang digabungkan dengan media website sehingga lebih mudah dipahami oleh mahasiswa. Anatomi tubuh manusia tersusun dari sistem tubuh, organ tubuh, sel, dan jaringan tubuh yang membentuk suatu sistem organ manusia. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode MDLC (Multimedia Development Life Cycle) yang dilakukan berdasarkan enam tahap, yaitu: concept, design, material collecting, assembly, testing dan distribution. Berdasarkan hasil penelitian, uji usabilitas dapat dilakukan dengan metode System Usability Scale (SUS). Penggunaan metode SUS dengan data dari 22 responden menunjukkan hasil bahwa aplikasi ini memiliki skor rata-rata 72. Hasil pengujian responden terhadap aplikasi ini menunjukkan sangat tidak setuju 0%, tidak setuju 1,81%, 4,54 ragu-ragu, 70% setuju, dan 23,65 menyatakan sangat setuju.</p> Anang Pramono Muhammad Firdaus Copyright (c) 2019 Semnas SENASTEK Unikama 2019 2019-12-10 2019-12-10 2 ANALISIS KESALAHAN SISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL CERITA POKOK BAHASAN PERBANDINGAN TAHAPAN POLYA https://conference.unikama.ac.id/artikel/index.php/senastek/article/view/102 <p><strong>Abstrak:</strong> Tujuan penelitian adalah untuk mendeskripsikan kesalahan siswa dalam menyelesaikan soal cerita matematika pokok bahasan perbandingan berdasarkan tahapan Polya. Tahapan Polya memiliki 4 tahapan yaitu tahap memahami, tahap merencanakan rencana penyelesaian, tahap melaksanakan rencana penyelesaian dan tahap memeriksa kembali. Alasan mengambil tahapan Polya karena tahapannya sederhana dan runtuk mulai dari memahami masalah sampai memeriksa kembali. Jenis penelitian adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian ini adalah 3 orang siswa dari kelas VII H SMPN 12 Malang. Prosedur pengumpulan data melalui tes, wawancara, catatan lapangan. Pemeriksaan keabsahan data menggunakan triangulasi sumber. Tahap-tahap analisis data adalah reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian, kesalahan yang dilakukan siswa dalam menyelesaikan soal cerita berdasarkan tahapan Polya adalah kesalahan pada tahap memahami masalah sebesar 8%. Kesalahan pada tahap merencanakan rencana penyelesaian sebesar 28%. Kesalahan pada tahap melaksanakan rencana penyelesaian sebesar 10%. Kesalahan pada tahap memeriksa kembali sebesar 52%. Kesalahan-kesalahan siswa dalam menyelesaikan soal cerita meliputi: tidak menuliskan diketahui dan ditanyakan dalam soal, tidak menuliskan permisalan sebelum membuat permodelan matematika, salah menentukan rumus, tidak menuliskan kesimpulan, dan tidak memeriksa kembali. Disarankan agar guru menjadikan hasil penelitian ini sebagai referensi agar dapat memperbaiki dan mengurangi kesalahan siswa dalam menyelesaikan soal cerita matematika.</p> <p>&nbsp;</p> <p><strong><em>Kata kunci :</em></strong><em>Analisis kesalahan, soal cerita, Polya</em></p> Maria Dorlina Jedaus Nur Farida Vivi Suwanti Copyright (c) 2019 Semnas SENASTEK Unikama 2019 2019-12-10 2019-12-10 2 PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PENEMUAN TERBIMBING DENGAN PENGGUNAAN MEDIA ALAT PERAGA UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA https://conference.unikama.ac.id/artikel/index.php/senastek/article/view/101 <p><strong>Abstrak.</strong> Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas VIII F di SMP Negeri 2 Wagir&nbsp; pada materi kubus dan balok. Berdasarkan hasil observasi, hasil belajar siswa masih dibawah rata-rata 65 sementara kriteria ketuntasan maksimal (KKM) yaitu 75. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis Penelitian Tindakan Kelas. Cara pengumpulan data menggunakan observasi, tes. Analisis data dilakukan dengan beberapa tahap, yaitu reduksi data, paparan data dan penyimpulan data sedangakan untuk mengecek keabsahan data dengan menggunakan teknik triangulasi, ketekunan pengamatan dan pengecekkan sejawat. Hasil penerapan pembelajaran penemuan terbimbing dengan menggunakan media alat peraga yaitu (1) hasil observasi aktivitas guru dan siswa pada siklus I termasuk dalam kategori baik diperoleh aktivitas guru 83,11% sedangkan aktivitas siswa 79,23% dan siklus II hasil observasi aktivitas guru diperoleh 96,91% Sedangkan hasil observasi aktivitas siswa 95,75% termasuk dalam kategori sangat baik. (2) Meningkatnya ketuntasan hasil belajar siswa dari siklus I 68% dan siklus II 88%. Berdasarkan penelitian ini dengan menerapkan model pembelajaran penemuan terbimbing dengan penggunaan media alat peraga dapat meningkatkan hasil belajar siswa.</p> <p>&nbsp;</p> <p><strong>kata&nbsp; kunci</strong>: <em>&nbsp;Penemuan Terbimbing</em>, <em>media alat peraga, dan&nbsp; hasil belajar</em></p> Maria Inelci Ida Wignyo Winarko Yuniar Ika Putri Pranyata Copyright (c) 2019 Semnas SENASTEK Unikama 2019 2019-12-10 2019-12-10 2 ANALISIS BERPIKIR KRITIS PESERTA DIDIK DALAM MENYELESAIKAN SOAL CERITA STATISTIKA KELAS X https://conference.unikama.ac.id/artikel/index.php/senastek/article/view/100 <p><strong>Abstrak:</strong> Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan hasil analisis berpikir kritis peserta didik. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Prosedur pengumpulan data adalah tes tertulis, wawancara dan catatan lapangan. Instrumen yang digunakan dalam penelitian meliputi soal tes berpikir kritis peserta didik, kunci jawaban tes, pedoman wawancara rubrik penilaian tes berpikir kritis, dan lembar validasi soal. Pada penelitian ini dipilih tiga kategori yaitu kategori rendah, kategori sedang, dan kategori tinggi. Untuk setiap kategori dipilih dua subjek yang kemudian dianalisis. Hasil yang diperoleh pada penelitian ini yaitu, untuk nomor satu indikator menginterprestasi terdapat 6 peserta didik yang mengerjakan, indikator menganalisis terdapat 13 peserta didik, indikator mengevaluasi terdapat 13 peserta didik, indikator membuat kesimpulan terdapat&nbsp; 10 peserta didik yang mengerjakan. Soal nomor dua indikator menginterprestasi terdapat 8 peserta didik yang mengerjakan, indikator menganalisis terdapat 11 peserta didik, indikator mengevaluasi terdapat 12 peserta didik dan indikator membuat kesimpulan terdapat&nbsp; 8 peserta didik yang mengerjakan. Selanjutnya soal nomor tiga indikator menginterprestasi terdapat 6 peserta didik yang mengerjakan, indikator menganalisis terdapat 12 peserta didik, indikator mengevaluasi terdapat 8 peserta didik dan indikator membuat kesimpulan terdapat&nbsp; 5 peserta didik yang mengerjakan.</p> <p>&nbsp;</p> <p><strong><em>Kata Kunci : </em></strong>Analisis<em> berpikir kritis, soal cerita</em></p> Maria Firgula Trija Fayeldi Trija Fayeldi Nur Farida Copyright (c) 2019 Semnas SENASTEK Unikama 2019 2019-12-10 2019-12-10 2 KOMIK SAINS SEBAGAI MEDIA INTERAKTIF UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP FISIKA SISWA SMP https://conference.unikama.ac.id/artikel/index.php/senastek/article/view/99 <p><strong>A</strong><strong>bstrak</strong><strong>.</strong> Penelitian ini bertujuan untuk 1) menghasilkan komik sains sebagai media pembelajaran pada bab “Tata Surya” untuk siswa SMP kelas VII, 2) mengetahui kualitas komik sains pada Bab “Tata Surya” untuk meningkatkan pemahaman siswa SMP kelas VII berdasarkan penilaian validator, 3) mengetahui respon pengguna (guru dan siswa) komik sains untuk meningkatkan pemahaman siswa SMP kelas VII. Penelitian ini merupakan penelitian penembangan (R&amp;D) menurut Brog dan Gall yang dimodifikasi sugiyono meliputi : 1) analisis kebutuhan produk, 2) penyusunan draft produk komik sains, 3) Validasi produk oleh ahli, 4) revisi produk hasil validasi ahli, 5) uji coba lapangan skala kecil, 6) analisis data hasil penelitian, 7) produk akhir komik sains. Hasil Penelitian ini : (1) dihasilkan produk komik sains sebagai media pembelajaran untuk meningkatkan pemahaman konsep siswa SMP/MTsuntuk siswa kelas VII, 2) kualitas produk komik sains dikembangkan menurut ahli media dan ahli materi memiliki kualitas Baik dan Sangat Baik dengan presentase keidealan masing-masing yaitu 71% dan 93%. (2) respon guru dan siswa sebagai pengguna terhadap komik sains adalah Sangat Baik dengan presentase keidealan adalah 90%. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa komik sains bab tata surya telah memenuhi syarat kualitas Sangat Baik dan layak sebagai media pembelajaran untuk siswa SMP/MTs kelas VII.</p> <p>&nbsp;</p> <p><strong><em>Kata Kunci: </em></strong><em>Komik Sains; Pemahaman Konsep; Pengembangan Media</em></p> Mardiana Eka Putri Akhmad Jufriadi Hestiningtyas Yuli Pratiwi Copyright (c) 2019 Semnas SENASTEK Unikama 2019 2019-12-10 2019-12-10 2 PENERAPAN WHATSAPP SEBAGAI MEDIA BIMBINGAN KONSELING METODE FORWARD CHAINNG BERBASIS SMARTPHONE https://conference.unikama.ac.id/artikel/index.php/senastek/article/view/98 <p><strong>A</strong><strong>bstrak</strong><strong>.</strong> Abstrak Sutamri Hapu Mbayu. 2018<em>. PENERAPAN WHATSAPP SEBAGAI MEDIA BIMBINGAN KONSELING GURU BK DI SEKOLAH DENGAN METODE FORWARD CHAINING BERBASIS SMARTPHONE</em>.&nbsp; Program Studi Teknik Informatika, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Kanjuruhan Malang. Sistem ini bertujuan untuk melakukan penerapan sebagai media bimbingan konseling Guru BK di sekolah, dan penerapan whatsapp dengan menggunakan&nbsp; metode yaitu. Forward Chaining berbasis smart phone. Untuk metode Forward Chaining menyediakan berbagai solusi untuk memecahkan beberapa persoalan siswa-siswi dalam bimbingan konseling.&nbsp;</p> <p>&nbsp;</p> <p><strong><em>Kata Kunci:</em></strong> <em>Whatsapp; Media; Metode;&nbsp;&nbsp; Forward Chaining.</em></p> Sutamri Hapu Mbayu Alexius Endy Budianto Syahminan Copyright (c) 2019 Semnas SENASTEK Unikama 2019 2019-12-10 2019-12-10 2 PEMILIHAN SISWA TERBAIK DI SMA SELAMAT PAGI INDONESIA MENGGUNAKAN METODE AHP https://conference.unikama.ac.id/artikel/index.php/senastek/article/view/97 <p><strong>A</strong><strong>bstrak</strong><strong>.</strong> Harapan SMA Selamat Pagi Indonesia, ingin memiliki peserta didik yang tidak hanya memiliki nilai akademis yang baik, tetapi juga ingin memiliki peserta didik yang cerdas, kreatif dalam berenterpreneurship untuk bekal masa depan mereka nantinya. Oleh karena itu di susunlah program kebijakan, pemilihan siswa terbaik. Namun dalam penerapan metode pemilihan siswa terbaik tersebut, masih terdapat kendala, diantaranya banyak terjadi nilai atau kriteria yang terlewat untuk dihitung sehingga hasil akhir yang didapatkan terkadang tidak merata.Berdasarkan hal-hal tersebut diatas, pihak sekolah menginginkan adanya sebuah sistem pendukung keputusan pemilihan siswa terbaik untuk menyelesaikan masalah-masalah seperti di atas. Dengan adanya sistem pendukung keputusan pemilihan siswa terbaik di SMA Selamat Pagi Indonesia menggunakan metode AHP, mampu menyelesaikan permasalahan dalam pemilihan siswa terbaik serta mempermudah wali kelas dalam menentukan siswa mana yang terbaik.</p> <p>&nbsp;</p> <p><strong><em>Kata Kunci: </em></strong><em>SPK;&nbsp; Siswa Terbaik; Analytical Hierarchy </em></p> Leni Ancelina M. Kegou Alexius Endy Budianto Wahyudi Harianto Copyright (c) 2019 Semnas SENASTEK Unikama 2019 2019-12-10 2019-12-10 2 IMPLEMENTASI METODE SMART PADA SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PEMILIHAN SISWA BERPRESTASI DI SMP NEGERI 4 KEPANJEN https://conference.unikama.ac.id/artikel/index.php/senastek/article/view/96 <p><strong>Abstrak</strong>: Demi menunjang dan meningkatkan prestasi siswa, SMP Negeri 4 Kepanjen menyediakan berbagai fasilitas, mulai dari bimbingan, kegiatan organisasi, ekstrakurikuler, hingga keikutsertaan lomba agar menjadi siswa berprestasi. Pokok inti permasalahan yaitu seringnya melakukan pengecekan nilai oleh guru membuat pemilihan siswa beprestasi menjadi lama dan kesalahan operator dalam memberikan rumus di pengolah data (spreadsheet) karena banyaknya sheet yang digunakan membuat data menjadi tidak akurat.Tujuan dibangunya sistem pendukung keputusan pemilihan siswa berprestasi ini adalah sistem yang dirancang ini untuk memudahkan guru dalam memberikan penilaian tanpa harus melakukan pengecekan ulang dan mampu menentukan pemilihan siswa berprestasi dengan cepat dan akurat.Pada penelitian ini&nbsp; proses pemilihan siswa berprestasi akan dilakukan dengan metode Simple Multi Attribute Rating Technique (SMART) merupakan salah satu metode sistem pendukung keputusan multi kriteria. Hasil yang dapat disimpulkan dari penelitian ini, nilai yang diperoleh oleh masing-masing siswa akan dinputkan ke dalam sistem pendukung keputusan dan akan dihitung secara otomatis. Kemudian hasil yang diperoleh akan ditampilkan berdasarkan urutan ranking dimana siswa yang nilai dengan skor tinggi akan berada di atas dan berdasarkan kriteria yang sudah ditentukan oleh sekolah</p> <p>&nbsp;</p> <p><strong><em>Kata Kunci</em></strong><em>:Sistem Pendukung Keputusan, Metode SMART, Siswa Berprestasi</em></p> Adi Yusuf Firmansyah Yoyok Seby Dwanoko Copyright (c) 2019 Semnas SENASTEK Unikama 2019 2019-12-10 2019-12-10 2 APLIKASI PENCARIAN BENGKEL DI KOTA MALANG BERBASIS ANDROID MENGGUNAKAN LOCATION BASED SERVICE https://conference.unikama.ac.id/artikel/index.php/senastek/article/view/95 <p><strong>A</strong><strong>bstrak</strong><strong>.</strong> Salah satu permasalahan yang sering dihadapi pengemudi kendaraan bermotor adalah kerusakan kendaraan baik berupa mesin mati, AC rusak, ataupun ban bocor dan sulitnya dalam mencari lokasi bengkel terdekat bagi yang bukan warga sekitar. Dalam menangani permasalahan tersebut penulis mencoba membuat aplikasi Findbeng dengan memanfaatkan <em>Location Based Service</em>dengan tahapan perencanaan sistem, analisis sistem, perancangan UML, implementasi sistem menggunakan Android Studio, PHP, dan MySQL, pengujian sistem menggunakan black box testing. Tujuan yang diharapkan dalam penelitian ini adalah untuk membangun sistem aplikasi pencarian bengkel di sekitar pengguna melalui <em>smartphone </em>yang mampu memberikan informasi bengkel di kota Malang.&nbsp;</p> <p>&nbsp;</p> <p><strong><em>Kata Kunci: </em></strong>Teknologi;&nbsp; Kendaraan; Findbeng; <em>Location Based Service</em></p> Khalid Nabawi Anggri Sartika Wiguna Danang Aditya Nugraha Copyright (c) 2019 Semnas SENASTEK Unikama 2019 2019-12-10 2019-12-10 2 METODE PEMECAHAN MASALAH MELALUI MODEL TUTOR SEBAYA UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA https://conference.unikama.ac.id/artikel/index.php/senastek/article/view/94 <p><strong>A</strong><strong>bstrak. </strong>Penelitian ini adalah untuk mengetahui deskripsi langkah-langkah penerapan metode pemecahan masalah (<em>problem solving</em>) melalui model tutor sebaya untuk dapat meningkatkan hasil belajar matematika siswa kelas X SMK PGRI Pakisaji. Penelitian ini merupakan jenis penelitian tindakan kelas dengan pendekatan kualitatif.&nbsp; Prosedur Pengumpulan Data menggunakan tes hasil belajar, observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dalam penelitian ini yaitu analisis kualitatif Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran dengan menggunakan metode tutor sebaya dapat meningkatkan hasil belajar siswa X SMK PGRI Pakisaji hingga 86%. Hal ini ditunjukan dengan langkap-langkah meliputi orientasi pada masalah, mengorganisasi siswa untuk belajar, membimbing pengalaman individual/kelompok, mengembangkan dan menyajikan hasil karya melalui tutor sebaya, menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah. Hasil belajar siswa meningkat setelah melakukan langkah-langkah metode tutor sebaya yaitu siswa yang pandai membantu siswa yang kurang pandai untuk memahami suatu pelajaran. Salah satunya bisa menggunakan metode tutor sebaya. Bagi siswa disarankan agar lebih termotivasi dalam kegiatan pembelajaran agar dapat meningkatkan pemahaman belajar dengan semaksimal mungkin.</p> <p><strong><em>Kata Kunci: </em></strong><em>Metode Pemecahan Masalah (Problem Solving), Model Tutor Sebaya, Hasil Belajar Matematika</em></p> Agustinus Kalego Tana Copyright (c) 2019 Semnas SENASTEK Unikama 2019 2019-12-10 2019-12-10 2 RANCANG BANGUN SISTEM INFORMASI POSYANDU BERBASIS WEB PADA POSYANDU LIDAH BUAYA DESA MOJOTENGAH https://conference.unikama.ac.id/artikel/index.php/senastek/article/view/93 <p><strong>A</strong><strong>bstrak</strong><strong>.</strong> Posyandu Lidah Buaya Desa Mojotengah memiliki permasalahan dalam manajemen posyandu untuk mengelolah data balita,petugas kesulitan dalam proses pencarian data tumbuh kembang balita yang ditulis secara terpisah-pisah yang dapat mengakibatkan kerangkapan data sehingga menghasilkan laporan yang tidak akurat dan dapat menghambat proses laporan bulanan kepada puskesmas. Serta ibu balita yang terkadang lupa membawa buku KIA pada pelaksanaan posyandu, sehingga petugas tidak bisa mencatat pertumbuhan balita di KMS, makaperludibuatsisteminformasiposyanduuntukmanajemenkegiatanposyandu. Metode sistem yang digunakan yaitu model <em>waterfall</em>. Bahasa pemrograman PHP, untuk <em>database </em>menggunakan program MySQL. Hasil yang dicapai system informasi posyandu dapat yang menampilkan data balita, imunisasi, vitamin dan jadwal posyandu serta laporan yang sifatnya berkala. Sistem informasi posyandu yang telah dikembangkan diharapkan dapat mempermudah dan mempercepat proses pengolahan data posyandu.</p> <p><strong><em>Kata Kunci: </em></strong><em>Manajemen posyandu, KMS, </em>Model <em>Waterfall</em>.</p> Amalia Firdausi Yoyok Seby Dwanoko Copyright (c) 2019 Semnas SENASTEK Unikama 2019 2019-12-10 2019-12-10 2 SISTEM PAKAR MENDIAGNOSA PENYAKIT ANAK BERBASIS MOBILE MENGGUNAKAN METODE CERTAINTY FACTOR DAN FORWARD CHAINING https://conference.unikama.ac.id/artikel/index.php/senastek/article/view/92 <p><strong>A</strong><strong>bstrak</strong><strong>.</strong> Penggunaan teknolog iinformasi untuk keperluan akses berbagai informasi saat ini telah memasyarakat secara luas, termasuk digunakan untuk mengakses informasi kesehatan. PenyakIt pada anak sangat berbahaya buat proses tumbuh kembang anak itu sendiri. Penyakit tersebut antara lainnya yaitu intolerasi latkosa, cacingan, diare, sembelit dan deehidrasi merupakan sebagian kecl dari penyakit anak yang ada di dunia. Pengecekan gejala penyakit ini dilakukan oleh pihak medis, dalam hal ini adalah dokter atau sistem pakar. Tujuannya ialah Sistem dapat menyediakan layanan pengaksesan informasi yang dibutuhkan pasien atau user, seperti informasi jenis – jenis penyakit dan informasi untuk layanan diagnosa beserta solusinya. Pada penelitian kali ini peneliti akan membangun sebuah sistem pakar dengan menggunakan metode penelusuran kedepan Forward Chaining untuk menemukan solusi atau kemungkinan penyakit yang diderita oleh user dan menggunakan metode Certainty Factor untuk memperoleh keyakinan persentase penyakit yang diderita. Aplikasi Sistem Pakar ini menghasilkan keluaran berupa kemungkinan penyakit pada anak yang diderita berdasarkan gejala yang dirasakan oleh user. Hasil penerapan metode Certainty Factor dan Forward Chaining dapat memberikan diagnose penyakit pada anak berdasarkan gejala-gejala yang diberikan.</p> <p>&nbsp;</p> <p><strong><em>Kata Kunci: </em></strong><em>PenyakitAnak ,Certainty Factor,&nbsp; Forward Chaining, System Pakar</em></p> Joni Andi Yoko Moh Ahsan Anggri Sartikawiguna Copyright (c) 2019 Semnas SENASTEK Unikama 2019 2019-12-10 2019-12-10 2 PENGARUH PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL BERBASISI HANDS ON ACTIVITY TERHADAP KETERAMPILAN PROSES SAINS DAN PENGUASAAN KONSEP FISIKA https://conference.unikama.ac.id/artikel/index.php/senastek/article/view/91 <p><strong>A</strong><strong>bstrak</strong><strong>.</strong> <em>Hands On Activity</em> dalam pembelajaran fisika adalah kegiatan laboratorium sains yang memungkinkan siswa untuk melakukan, memanipuasi dan mengamati suatu proses ilmiah, serta pembelajaran ini bersifat aplikatif yakni selain di lakukan pendalaman konsep juga mencakupi kajian dalam dunia nyata. Penelitian bertujuan untuk mengetahui : (1) perbedaan KPS antara siswa yang di ajar menggunakan pembelajaran kontekstual berbasis <em>Hands On Activity</em> dan pembelajaran Konvensional; (2) perbedaan penguasaan antara siswa yang belajar menggunakan pembelajaran kontekstual berbasis <em>Hands On Activity</em> dan belajar menggunakan pembelajaran Konvensional; (3) interaksi&nbsp; pembelajaran kontekstual berbasis <em>Hands On Activity</em> dan pembelajaran Konvensional terhadap KPS dan Penguasaan Konsep siswa. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP PGRI 6 Malang dan sampel di lakukan dengan teknik <em>purposive sampling</em> dengan dua kelas yaitu kelas VIIIC sebagai kelas eksperimen dan kelas VIIIA sebagai kelas kontrol. Jenis penelitian ini metode <em>quasi</em> eksperimen&nbsp; dengan desain penelitian menggunakan <em>posstes only control grub design. </em>&nbsp;Data di analsisis menggunakan Uji Anova Dua Jalur (<em>Two Way Anova</em>) program <em>SPSS 16.0</em>. Hasil penelitian menunjukan bahwa: (1) terdapat perbedaan KPS antara siswa yang belajar menggunakan pembelajaran kontekstual berbasis <em>Hands On Activity</em> dan pembelajaran Konvensional. (2) terdapat perbedaan penguasaan antara siswa yang belajar menggunakan pembelajaran kontekstual berbasis <em>Hands On Activity</em> dan belajar menggunakan pembelajaran Konvensional (3) Ada interaksi pembelajaran kontekstual berbasis <em>Hands On Activity</em> dan pembelajaran Konvensional terhadap KPS dan Penguasaan Konsep siswa. Bedasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa model pembelajaran kontekstual berbasis <em>Hands On Aktivity</em> berpengaruh terhadap KPS dan penguasaan konsep fisika siswa.</p> <p><strong><em>Kata Kunci: </em></strong><em>Kontekstual Berbasis Hands On Activity, Keterampilan Proses Sains, Penguasaan Konsep</em></p> Agustinus Jefrianus Kopong Tokan Nurul Ain Chandra Sundaygara Copyright (c) 2019 Semnas SENASTEK Unikama 2019 2019-12-10 2019-12-10 2 PENERAPAN PEMBELAJARAN THINK TALK WRITE (TTW) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS X EI 2 SMK NEGERI 2 SINGOSARI https://conference.unikama.ac.id/artikel/index.php/senastek/article/view/90 <p><strong>A</strong><strong>bstrak</strong><strong>.</strong> Berdasarkan observasi siswa dan wawancara yang dilakukan peneliti di SMK Negeri 2 Singosari terhadap guru mata pelajaran matematika, diperoleh informasi bahwa pembelajaran matematika kurang berfariasi, susah memahami materi, siswa sulit sekali mengkonstruksi sendiri konsep-konsep matematika. Melihat fenomena tersebut, maka model pembelajaran <em>Think Talk Write</em> perlu diterapkan untuk melibatkan peran aktif siswa dalam kegiatan pembelajaran, guna meningkatkan hasil belajar siswa. Penelitian ini mengunakan metode pembelajaran TTW (<em>Think Talk Write</em>). Instrumen yang dipakai dalam penelitian ini adalah lembar observasi aktivitas guru dan siswa, catatan lapangan dan soal tes. Hasil penelitian ini menunjukan persentase hasil belajar siswa meninggkat yaitu siklus I sebesar 58,82% yang mengalami tuntas belajar, kemudian pada siklus II meningkat menjadi 88,23% yang mengalami tuntas belajar Berdasarkan lembar observasi guru 84,21% dan meningkat menjadi 98,68%, sedangkan persentase berdasarkan lembar observasi siswa 86,76% dan meningkat menjadi&nbsp; 98,52%. Dengan demikian hasil penelitian disimpulkan bahwa penerpan pembelajaran <em>Think Talk Write</em> dapat meningkatkan hasil belajar matematika siswa pada materi SPLDV kelas X EI 2 SMK Negeri 2 Singosari.</p> <p>&nbsp;</p> <p><strong><em>Kata Kunci: </em></strong><em>Pembelajaran TTW, dan Hasil Belajar</em></p> Maksimianus Hendra Jaya Sumadji Riski Nur Istiqomah D Copyright (c) 2019 Semnas SENASTEK Unikama 2019 2019-12-10 2019-12-10 2 IMPLEMENTASI PLIKASI PEMASARAN KAIN TENUN IKAT KHAS KAMANASA MENGGUNAKAN METODE CUSTOMER RELATIONSHIP MANAGEMENT PADA KAMPUNG TENUN KAMANASA BERBASIS WEB https://conference.unikama.ac.id/artikel/index.php/senastek/article/view/89 <p><strong>A</strong><strong>bstrak</strong><strong>.</strong> Tujuan penelitian ini adalah untuk membuat dan mengimplementasikan aplikasi pemasaran kain tenun ikat khas Kamanasa berbasis Web. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Customer Relationship Management (CRM). Hasil penelitian ini menunjukan bahwa dengan memanfaatkan CRM, akan mempermudah Galeri Tenun untuk&nbsp; mengetahui apa yang diharapkan dan diperlukan pelanggannya sehingga akan terciptanya hubungan bisnis yang erat dan terbuka serta komunikasi dua arah yang baik. Berhubung dengan hal tersebut, maka penulis tertarik untuk membuat sebuah program loyalitas yang dapat membantu Galeri Tenun dalam menambah jumlah pelanggan, meningkatkan kepuasan dan menjaga agar pelanggan tidak tergiur dengan berbagai tawaran yang diberikan kompetitor lain.</p> <p>&nbsp;</p> <p><strong><em>Kata Kunci: </em></strong><em>Aplikasi Pemasaran Kain Tenun Berbasis Web</em></p> Nelson Sani Alexsius Endy Budianto Moh. Ahsan Copyright (c) 2019 Semnas SENASTEK Unikama 2019 2019-12-10 2019-12-10 2 PENGARUH MODEL LEARNING CYCLE 7E DAN KETERAMPILAN PROSES SAINS TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA https://conference.unikama.ac.id/artikel/index.php/senastek/article/view/87 <p><strong>A</strong><strong>bstrak</strong><strong>.</strong> Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui perbedaan keterampilan proses sains dengan model Learning Cycle 7E dan model pembelajaran konvensional; (2) <em>mengetahui</em> perbedaan prestasi belajar siswa dengan model Learning Cycle 7E dan model pembelajaran konvensional; (3) mengetahui interaksi antara model Learning Cycle 7E dan keterampilan proses sains terhadap prestasi belajar siswa yang dilakukan di SMA Negeri 6 Malang tahun ajaran 2018/2019. Jenis penelitian ini adalah <em>Quasi Eksperimen</em> dengan rancangan <em>Pretes-Postest Control Group Desain.</em> Populasi&nbsp; pada penelitian ini adalah kelas X MIPA dengan sample penelitian terdiri dari 30 siswa MIPA 1 sebagai kelas eksperimen dan 30 siswa MIPA 2 sebagai kelas kontrol. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah teknik <em>Simple Random Sampling. </em>Pengambilan data menggunakan data lembar observasi untuk keterampilan proses sains dan tes prestasi belajar siswa yang diperoleh dianalisis menggunakan <em>Uji Anova Dua Jalur.</em> Hasil penelitian menunjukkan (1) adanya perbedaan keterampilan proses sains yang menggunakan model <em>Learning Cycle 7E </em>dan model pembelajaran konvensional dengan nilai t<sub>tabel</sub> (2,045) &lt; t<sub>hitung</sub> (5,262);(2) adanya perbedaan prestasi belajar siswa yang menggunakan model <em>Learning Cycle 7E</em> dan model pembelajaran konvensional dengan nilai t<sub>tabel</sub> (2,045) &lt; t<sub>hitung</sub> (2,067); (3) adanya interaksi antara model <em>Learning Cycle 7E </em>dan keterampilan proses sains terhadap prestasi belajar siswa dengan nilai F<sub>hitung</sub> &gt; F<sub>tabel</sub> (3,259&nbsp;&gt;&nbsp;3,18).</p> Sirilus Lengga Copyright (c) 2019 Semnas SENASTEK Unikama 2019 2019-12-10 2019-12-10 2 UPAYA PENINGKATAN HASIL BELAJAR BARISAN ARITMATIKA MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE GROUP INVESTIGATION (GI) https://conference.unikama.ac.id/artikel/index.php/senastek/article/view/86 <p><strong>Abstrak:</strong>Hasil wawancara dengan guru matematika di SMA Negeri 1&nbsp; Singosarimenunjukkan bahwa &nbsp;kelas XI IPS C 17 masih kesulitan memahami&nbsp; materi yang dijelaskan oleh guru, banyak&nbsp; yang mengobrol sendiri saat pelajaran berlangsung,&nbsp; kurang aktif bertanya ketika mengalami kesulitan. Pasifnya &nbsp;dalam belajar matematika menyebabkan&nbsp; menjadi kurang paham, sehingga mengakibatkan rendahnya hasil belajar . Model pembelajaran <em>Group Investigation </em>adalah model pembelajaran yang membentuk kelompok kecil yang heterogen dengan latar belakang cara berpikir yang berbeda untuk saling membantu antar anggota kelompok.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas. Prosedur penelitian terdiri dari 2 siklus dimana setiap siklus dilakukan dalam 2 kali pertemuan dan mempunyai 4 tahapan yaitu: perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Prosedur pengumpulan data pada penelitian ini sebagai berikut: (1) Pengamatan (observasi), (2) Tes, dan (3) Dokumentasi.Hasil penelitian menunjukkan pada siklus I dan siklus II nilai rata-rata berturut-turut adalah 75,70 dan 86,61. Sementara kriteria ketuntasan belajar berturut-turut adalah 64.51% dan 83,87%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penggunaan model pembelajaran <em>Group Investigation</em> dapat meningkatkan hasil belajar&nbsp; kelas XI IPS C SMAN 1 Singosari. Disarankan kepada guru hendaknya memperhatikan kembali pembelajaran di sekolah baik itu strategi pendekatan atau model pembelajaran yang efektif.</p> <p>&nbsp;</p> <p><strong>Kata Kunci</strong>: <em>Model Pembelajaran Group Investigation, Hasil belajar</em></p> Inggrid Rambu Mbangi Hurambaya Djoko Adi Susilo Sri Hariyani Copyright (c) 2019 Semnas SENASTEK Unikama 2019 2019-12-10 2019-12-10 2 ANALISIS KEMAMPUAN PROBLEM SOLVING DALAM MENYELESAIKAN SOAL ARITMATIKA SOSIAL https://conference.unikama.ac.id/artikel/index.php/senastek/article/view/84 <p><strong>A</strong><strong>bstrak</strong><strong>.</strong> Ketidakmampuan peserta didik mengerjakan soal mengacu pada kemampuan pemecahan masalah pada tahapan Polya. Penggunaan tahapan Polya ini terdiri dari empat tahapan, yakni: memahami masalah, menyusun rencana, melaksanakan rencana dan memeriksa kembali. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui analisis kemampuan pada setiap langkah problem solving model Polya dan tingkat kemampuan problem solving model Polya dalam menyelesaikan masalah aritmatika sosial. Penelitian ini merupakan penelitian dengan pendekatan kualitatif yang bersifat deskriptif. Subjek penelitian adalah peserta didik kelas VII SMPN 02 Bululawang Kabupaten Malang yang berjumlah 29 peserta didik, diambil 9 peserta didik untuk dianalisis. Pengambilan data dilakukan dengan tes kemampuan pemecahan masalah dan wawancara. Data akan dianalisis mengunakan metode reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa 5 peserta didik berada pada tingkatan kemampuan tinggi, 21 peserta didik berada pada tingkatan kemampuan tengah, dan 3 peserta didik yang berada pada tingkatan kemampuan bawah. Peserta didik yang mampu memahami masalah sebesar 72,99%, mampu menyusun rencana sebesar 67,82%, mampu melaksanakan rencana sebesar 12,63% dan mampu memeriksa kembali jawaban sebesar 42,53%. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah peserta didik sudah mampu memecahkan masalah tetapi kendala yang di hadapi peserta didik adalah pada tahap melaksanakan rencana.</p> <p><strong><em>&nbsp;</em></strong><strong><em>Kata Kunci: </em></strong><em>pemecahan Masalah Polya. Soal Aritmatika</em></p> Imelda Pranita Retno Marsitin Vivi Suwanti Copyright (c) 2019 Semnas SENASTEK Unikama 2019 2019-12-10 2019-12-10 2 APLIKASI PEMBELAJARAN UNTUK ANAK DENGAN TEKNOLOGI AUGMENTED REALITY (AR) PADA BUKU PANDUAN WUDHU BERBASIS MOBILE ANDROID https://conference.unikama.ac.id/artikel/index.php/senastek/article/view/83 <p><strong>Abstrak.</strong> Pembelajaran materi wudhu pada siswa kelas 2 di TPQ An – Nur masih kurang dari harapan guru, bisa dilihat dari hasil penelian ada nenerapa siswa hanya bisa menguasai pada teori saja namum prakteknya masih kurang. Media pembelajaran wudhu yang menggunakan teknologi Augmented Reality sebagai pelangkap buku panduan wudhu yang dimana bias meningkatkan hasil belajar siswa. &nbsp;Metode yang dikembangkan adalah MDLC (Multimedia Development Life Cycle) adaptasi dari Binanto yang meliputi 1) pengonsepan, 2) perancangan, 3) pengumpulan bahan, 4) pembuatan, 5) pengujian, dan 6) pendistribusian. Hasil dari perancangan berupa aplikasi Media Pembelajaran Animasi 3D Berbasis Android. Model 3D dibuat dengan Blender 3D dan user interface menggunakan Unity 3D.&nbsp; Penelitian menghasilkan peningkatan hasil belajar melalui soal menggunakan indeks gain tes sebesar 0,4 dengan kriteria sedang, menunjukkan bahwa aplikasi telah sesuai dengan perancangan yang dibuat dan dapat meningkatkan hasil belajar siswa sesuai dengan penerapan media pembelajaran yang diberikan dan bisa membuat pembelajaran materi wudhu menjadi lebih efisien.</p> <p><strong><em>Kata Kunci: </em></strong><em>media pembelajaran, animasi 3d, Augmentedreality, Wudhu, tayamum android.</em></p> Heroris Maulidio Gaguk Susanto Copyright (c) 2019 Semnas SENASTEK Unikama 2019 2019-12-10 2019-12-10 2 MODEL CPS MELALUI SAINTIFIC APPROACH DAN KEMAMPUAN BERPIKIR REATIF TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP https://conference.unikama.ac.id/artikel/index.php/senastek/article/view/126 <p>Tujuan penelitian ini adalah 1) untuk mengetahui perbedaan kemampuan berpikir kreatif siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran <em>creative problem solving</em>&nbsp;dan siswa yang belajar menggunakan model konvesional, 2) untuk mengetahui perbedaan pemahaman konsep siswa yang belajar menggunakan model pembembelajaran <em>creative problem solving</em>&nbsp;dan siswa yang menggunakan model konvesional, 3) untuk mengetahui interaksi model pembelajaran <em>creative problem solving</em>&nbsp;dan kemampuan berpikir kreatif &nbsp;terhadap pemahaman konsep fisika siswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah <em>quasi experimen</em>&nbsp;(eksperimen semu) dengan desain penelitian ini menggunakan <em>only pretest-postest control group design</em>. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa adanya perbedaan kemampuan berpikir kreatif siswa yang belajar menggunakan model <em>creative problem solving</em>&nbsp;dengan siswa yang belajar menggunakan model konvesional dengan nilai &nbsp;sebesar 10,207. sertaadanya perbedaan pemahaman konsep siswa yang belajar menggunakan model <em>creative problem solving</em>&nbsp;dengan siswa yang belajar menggunakan model konvesional dengan nilai &nbsp;sebesar 17,771. dan interaksi pembelajaran <em>creative problem solving</em>&nbsp;dan kemampuan berpikir kreatif terhadap pemahaman konsep siswa dengan nilai &nbsp;sebesar 167.</p> Marselina Banu Sudi Dul Aji Muhammad Nur Hudha Copyright (c) 2019 Senastek Universitas Kanjuruhan Malang 2019-12-10 2019-12-10 2 PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBING DAN SIKAP ILMIAH TERHADAP PRESTASI BELAJAR FISIKA https://conference.unikama.ac.id/artikel/index.php/senastek/article/view/128 <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Perbedaan model pembelajaran <em>inkuiri terbimbing </em>dan sikap ilmiah terhadap prestasi belajar fisika siswa dengan siswa yang belajar dengan menggunakan model pembelajaran konvensioanal. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen semu dengan desain penelitian <em>Pretest</em>&nbsp;<em>Postest Control Grup Desain.</em>. Sampel terpilih menggunakan Teknik purpose sampling adalah kelas VIII C sebagai kelas eskperimen dan kelas VIII A sebagai kelas kontrol. Data dianalisis menggunakan metode analisis analisis anova dua jalur. Hasil penelitian menunjukan bahwa; 1)Ada perbedaan prestasi belajar anatara siswa yang belajar &nbsp;fisika menggunakan model pembelajaran <em>inkuiri terbimbing dengan </em>siswa yang belajar mengunakan model pembelajaran konvensioanl. 2)Ada perbedaan sikap ilmiah anatara siswa yang belajar &nbsp;fisika menggunakan model pembelajaran <em>inkuiri terbimbing dengan </em>siswa yang belajar mengunakan model pembelajaran konvensioanl<em>. </em>dan sikap ilmiah dengan menggunakan model . 3)Terdapat interaksi penggunaan model pembelajaran <em>Inkuiri terbimbing</em>&nbsp;terhadap sikap ilmiah dan prestasi belajar siswa. Berdasarkan hasil penelitian diatas dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh model pembelaran Inkuiri terbimbing dan sikap ilmiah terhadap prestasi belajar fisika.</p> Wihelmina Suryani Sudi Dul Aji Chandra Sundaygara Copyright (c) 2019-12-10 2019-12-10 2 PENERAPAN MODEL TGT DAN ELIMINATION GAMES UNTUK MENINGKATKAN MINAT BELAJAR MATEMATIKA SISWA https://conference.unikama.ac.id/artikel/index.php/senastek/article/view/129 <p>enelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan langkah-langkah model pembelajaran <em>Teams Games Tournament </em>(TGT) dan <em>Elimination Games</em>&nbsp;yang dapat meningkatkan minat belajar peserta didik kelas VIIA SMP Negeri 8 Cibal pada materi segitiga dengan jumlah peserta didik 30 orang. &nbsp;Pendekatan penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis Penelitian Tindakan Kelas. Peneliti sebagai partisipan penuh dengan dibantu oleh guru mata pelajaran matematika sebagai observer. Cara pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, kuesioner dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan beberapa tahap yaitu reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan sedangkan untuk mengecek keabsahan data dengan menggunakan teknik triangulasi, ketekunan pengamatan dan pemeriksaan teman sejawat. Hasil penelitian tindakan kelas ini menunjukan pada siklus I minat belajar peserta didik berdasarkan angket respon peserta didik berada pada kategori baik dengan persentase 70% dan pada siklus II berada pada kategori sangat baik dengan persentase 81,57%. Berdasarkan penelitian dikatakan bahwa penerapan model teams games tournament dan elimination games dapat meningkat minat belajar peserta didik. Tercapainya hal tersebut dapat dilakukan dengan menggunakan langkah-langkah pembelajaran sebagai berikut 1) persiapan, 2) penyajian materi, 3) diskusi kelompok, 4) elimination games, 5) tournament, 6) pemberian penghargaan, 7) kesimpulan, 8) penutup.</p> Maria Sartika Avila Wignyo Winarko Yuniar Ika Putri Pranyata Copyright (c) 2019 Senastek Universitas Kanjuruhan Malang 2019-12-10 2019-12-10 2 MODEL PROBLEM BASED LEARNING DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA TERHADAP KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIS SISWA https://conference.unikama.ac.id/artikel/index.php/senastek/article/view/130 <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya pengaruh model pembelajaran PBL terhadap kemampuan komunikasi matematis siswa di SMP Nasional Malang. Sampel penelitian ini dipilih menggunakan teknik <em>purposive random sampling</em>. Terpilih kelas VII A sebagai kelas eksperimen dan VII B sebagai kelas kontrol &nbsp;yang masing-masing berjumlah 32 siswa. Jenis penelitian adalah eksperimen semu (<em>quasi experiment</em>) dan menggunakan metode <em>Nonequivalent control group design</em>. Analisis data dalam penelitian ini berupa penguji instrumen penelitian yang terdiri atas validasi istrumen dan uji reliabilitas, uji normalitas, uji homogenitas serta uji hipotesis. Pengujian hipotesis menggunakan uji <em>Independent Sample T-Test</em>&nbsp;berbantuan program SSPS. Hasil penelitian diperoleh bahwa; (1) pengujian hipotesis diperoleh nilai signifikan 0.021&lt;0.05. (2) Rata-rata nilai kemampuan komunikasi matematis siswa &nbsp;yang diberi perlakuan dengan model <em>Problem Based Learning</em>&nbsp;adalah 75.81 dan siswa yang di beri perlakuan dengan pembelajaran konvensional adalah 69.94. Kesimpulan penelitian ini terdapat pengaruh model PBL terhadap kemampuan komunikasi matematis siswa SMP Nasional Malang. Saran bagi peneliti selanjutnya mencoba memakai model lain untuk meneliti kemampuan komunikasi matematis siswa.</p> Oswaldinsiana Kurniati Sumadji Vivi Suwanti Copyright (c) 2019 Senastek Universitas Kanjuruhan Malang 2019-12-10 2019-12-10 2 PEMANFAATAN LIDAH MERTUA (SANSEVIERIA) SEBAGAI AIRFRESHENER DALAM UPAYA MEREDUKSI KADAR (COHb) PEKERJA PERKANTORAN X SURABAYA https://conference.unikama.ac.id/artikel/index.php/senastek/article/view/123 <p>esehatan Tenaga Kerja dipengaruhi oleh beberapa faktor salah satunya adalah lingkungan kerja. Tempat Kerja adalah setiap tempat yang tertutup, terbuka, bergerak maupun tetap yang didalamnya terdapat aktivitas keluar masuk untuk melakukan usaha serta terdapat sumber bahaya. Salah satunya adalah pencemaran atau polusi udara seperti gas karbon monoksida atau CO dkebiasaan dari asap rokok yang menyebabkan ruangan menjadi pengap dan panas sehingga dapat menimbulkan keracunan CO dapat menurunkan kemampuan hemoglobin (Hb) untuk mengangkut oksigen,</p> <p><em>Sansevieria</em>&nbsp;atau lidah mertua&nbsp;adalah marga<a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Tanaman_hias">tanaman hias</a>&nbsp;yang cukup populer sebagai penghias bagian dalam rumah karena tanaman ini dapat tumbuh dalam kondisi yang sedikit air dan cahaya matahari. <em>Sanseviera</em>&nbsp;memiliki keistimewaan menyerap bahan beracun, seperti <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Karbondioksida">karbondioksida</a>, <a href="https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Benzene&amp;action=edit&amp;redlink=1">benzene</a>, <a href="https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Formaldehyde&amp;action=edit&amp;redlink=1">formaldehyde</a>, dan <a href="https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Trichloroethylene&amp;action=edit&amp;redlink=1">trichloroethylene</a></p> <p>&nbsp;</p> <p>Tujuan dari penelitian adalah untuk mengetahui kemampuan tanaman Sansevieria atau lidah mertua sebagai Airfreshener dalam upaya mereduksi kadar (COHb) Pekerja perkantoran X Surabaya.</p> <p>Pengukuran dilakukan pada pagi, siang dan malam hari dikarenakan peneliti ingin mengetahui &nbsp;perbedaan kadar &nbsp;3 waktu tersebut , hasil yang didapatkan setelah dirata rata &nbsp;&nbsp;pada setiap tanggal dapat dilihat kadar &nbsp;CO Udara pada pagi hari &nbsp;adalah 0,26 ppm dan Siang hari 0,01 kemudian pada malam hari 0,03 ppm</p> <p>Untuk Kadar CO dalam&nbsp;darah (COHb)&nbsp;sebelum diberi perlakuan angka menembus &nbsp;13,55%., dan setelah diberi perlakuan angka tertinggi tersebut menjadi &nbsp;13,52% walaupun menunjukan penurunan tetapi menurut &nbsp;referensi&nbsp;COHb&nbsp;pada&nbsp;bukan&nbsp;perokok&nbsp;adalah 0,5-0,8%. Jika&nbsp;dibandingkan&nbsp;dengan&nbsp;referensi&nbsp;untuk&nbsp;perokok (3-10%),&nbsp;&nbsp;kadar&nbsp;COHb&nbsp;pekerja&nbsp;tersebut&nbsp;melebihi&nbsp;referensi (Siswanto, 1994).&nbsp;Didapatkan bahwa ada hubungan CO lingkungan dengan COHb (p=0,013; p=0,017; p&lt;0,001). Hal ini menunjukan bahwa peningkatan COHb adalah akibat dari paparan CO lingkungan kerja</p> Rizky Rahadian W Eko Sulistiono Copyright (c) 2019-12-10 2019-12-10 2 ANALISIS KESALAHAN SISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL CERITA SPLTV BERDASARKAN TAHAPAN NEWMAN https://conference.unikama.ac.id/artikel/index.php/senastek/article/view/132 <p>Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kesalahan siswa dalam menyelesaikan soal cerita SPLTV (Sistem persamaan linier tiga variabel) berdasarkan tahapan Newman. Pendekatan penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan menggunakan Jenis penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan metode tes tulis dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesalahan yang dilakukan siswa adalah kesalahan membaca sebesar 27.78%, memahami soal sebesar 94.4%, transformasi sebesar 72.2%, ketrampilan proses sebesar 38.89 %, dan penulisan jawaban akhir sebesar 38.89 %. Penyebab kesalahan siswa dikarenakan tidak dapat menyebutkan kata kunci atau informasi yang ada pada soal, siswa kurang memahami masalah yang ada pada soal, siswa tidak menuliskan informasi yang ada pada soal, melakukan kesalahan mengubah informasi ke dalam kalimat matematis, melakukan kesalahan dalam perhitungan, serta kesalahan dalam menuliskan jawaban akhir.</p> Setyaningtyas Atika Prihatini Djoko Adi Susilo Copyright (c) 2019 Senastek Universitas Kanjuruhan Malang 2019-12-10 2019-12-10 2 ANALISIS DAN PENGEMBANGAN SISTEM INFORMASI TRACER STUDY MENGGUNAKAN METODE WATERFALL BERBASIS WEB https://conference.unikama.ac.id/artikel/index.php/senastek/article/view/133 <p><em>Tracer Study</em>&nbsp;merupakan suatu metode yang digunakan oleh beberapa Perguruan Tinggi</p> <p>untuk melakukan pendataan alumni dan untuk mengetahui <em>outcome</em>&nbsp;dalam bentuk transisi dari dunia pendidikan ke dunia kerja. <em>Tracer Study</em>&nbsp;digunakan untuk mengukur kinerja serta saran-saran &nbsp;lulusan sehingga dapat diperoleh indikator yang jelas tentang jumlah, profil kerja masa mendatang, serta kompetensi yang diperlukan oleh dunia kerja. Oleh karena itu, Program Studi Teknik Informatika dapat mempersiapkan sistem pendidikannya agar alumni/lulusan yang dihasilkan dapat beradaptasi dengan dunia kerja. Hal ini, mengindikasikan bahwa informasi dari alumni sangat penting sebagai bahan pertimbangan untuk penyusunan standar kompetensi. Dalam sistem yang akan dikembangkan penulis menggunakan metode pengembangan sistem <em>waterfall,</em>&nbsp;metode ini merupakan suatu metodologi yang digunakan untuk mendemonstrasikan proses pengembangan sistem. Metode<em>&nbsp;waterfall</em>&nbsp;mempunyai kelebihan kerangka yang cukup bisa dimengerti, dimana di dalam kerangka tersebut terdapat proyek yang memiliki tipe dan strategi yang berbeda-beda. Penelitian ini menghasilkan sebuah aplikasi yang dapat digunakan untuk melakukan pengumpulan data, pengelolaan data serta penelusuran para alumni yang telah dihasilkan universitas dan dapat menyediakan informasi untuk kepentingan evaluasi hasil pendidikan tinggi dan selanjutnya dapat digunakan untuk penyempurnaan dan penjaminan kualitas lembaga pendidikan tinggi.</p> Siti Atmini Alexius Endy Budianto Moh. Ahsan Copyright (c) 2019 Senastek Universitas Kanjuruhan Malang 2019-12-10 2019-12-10 2 ANALISIS KEMAMPUAN PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIKA SISWA SMP KELAS VIII BERDASARKAN TEORI APOS https://conference.unikama.ac.id/artikel/index.php/senastek/article/view/134 <p>Tujuan penelitian ini yaitu untuk menganalisis tingkat kemampuan pemahaman konsep matematika siswa SMP kelas VIII pada materi sistem persamaan linear dua variabel jika diukur dengan tahapan <em>APOS. </em>Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini yaitu tes tertulis yang memuat 2 soal uraian dan wawancara. Teknik keabsahan data yaitu triangulasi metode, yaitu membandingkan hasil tes dan wawancara. Analis data yang digunakan yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarika kesimpulan. Tingkat kemampuan pemahaman konsep matematika siswa dianalisis menggunakan teori <em>APOS</em>&nbsp;yang memuat indikator pemahaman konsep. Hasil dari penelitian ini yaitu, (1) 13 subjek melakukan kesalahan pada tahap <em>Aksi,</em>&nbsp;yang memuat indikator pemahaman konsep: menyajikan konsep dalam bentuk represantasi matematis (2) 14 subjek melakukan kesalahan pada tahap <em>proses</em>, yang memuat indikator pemahaman konsep: menggunakan , memanfaatkan dan memilih prosedur atau operasi tertentu (3) 16 subjek melakukan kesalahan pada tahap <em>Objek</em>, yang memuat indikator pemahaman konsep konsep: mengklasifikasin objek sesuai sifat tertentu (4) 17 subjek melakukan kesalahan pada tahap <em>skema</em>&nbsp;yang memuat indikator pemahaman konsep: mengaplikasikan konsep atau algoritma dalam pemecahan masalah.</p> Susana Afrila Ngandas Rosita Dwi Ferdiani Trija Fayeldi Copyright (c) 2019 Senastek Universitas Kanjuruhan Malang 2019-12-10 2019-12-10 2 PENINGKATAN MINAT BELAJAR SISWA SMP DENGAN MENGGUNAKAN BUKU SAKU BERBASIS MIND MAPPING https://conference.unikama.ac.id/artikel/index.php/senastek/article/view/135 <p>Minat siswa di salah satu SMP PGRI Kabupaten Pasuruan tergolong rendah. Diperlukan media berupa buku saku berbasis <em>mind mapping</em>&nbsp;agar dapat meningkatkan minat siswa tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kenaikan &nbsp;minat siswa SMP kelas VIII&nbsp;setelah mempelajari&nbsp;materi SPLDV (Sistem Persamaan Linier Dua Variabel) menggunakan buku saku berbasis mind mapping. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan teknik Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Penelitian Tindakan Kelas menngunakan model Kemis &amp; mcTaggart&nbsp;yang terdiri dari perencanaan, tindakan dan pengamatan serta refleksi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan minat siswa pada materi SPLDV menggunakan buku saku berbasis <em>mind mapping</em>&nbsp;dari siklus I ke siklus II. &nbsp;Pada siklus 1 didapatkan aktivitas siswa sebesar 69% dan naik menjadi 82% pada siklus 2, aktivitas peneliti sebesar 77% pada siklus 1 dan naik menjadi 88% pada siklus 2. Selain itu ada kenaikan hasil penilaian minat belajar siswa pada siklus 1 dari 70% menjadi 90% pada siklus 2. Penelitian selanjutnya direkomendasikan untuk menggunakan buku saku pada materi SMP yang lainnya.</p> Tatik Retno Murniasih Sri Hariyani Copyright (c) 2019 Senastek Universitas Kanjuruhan Malang 2019-12-10 2019-12-10 2 PENGARUH PENGGUNAAN ALAT PERAGA TERHADAP PENINGKATAN PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS VII DI SMPN I WULANGGITANG https://conference.unikama.ac.id/artikel/index.php/senastek/article/view/136 <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya pengaruh penggunaan alat peraga terhadap peningkatan prestasi belajar matematika peserta didik kelas VIII di SMPN I Wulanggitang Kabupaten Flores Timur. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Jenis penelitian yang digunakan adalah eksperimen semu (<em>quasi experiment)</em>. Populasi penelitian adalah seluruh peserta didik kelas VII SMPN I Wulanggitang Kabupaten Flores Timur, dengan sampel penelitian kelas VIIA sebagai kelas eksperimen sebanyak 28 peserta didik dan kelas VIIB sebagai kelas kontrol sebanyak 28 peserta didik.Teknik pengumpulan data menggunakan tes yang terdiri dari <em>pretest </em>dan <em>posttest</em>. Analisis data dalam penelitian ini berupa pengujian instrumen yang terdiri dari uji validitas, uji reliabilitas, uji normalitas, uji homogenitas dan uji hipotesis. Pengujian hipotesis dalam penelitian ini menggunakan uji <em>independent-Sampel T test</em>. Hasil penelitian diperoleh bahwa nilai rata rata prestasi belajar peserta didik kelas eksperimen lebih baik dari kelas kontrol. Hal ini dilihat dari nilai signifikansi 0,876 &gt; 0,05 dan hasil lembar kerja peserta didik (LKPD). Hasil penelitian bahwa terdapat pengaruh penggunaan alat peraga terhadap prestasi belajar matematika siswa kelas VII di SMPN I Wulanggitang Kabupaten Flores Timur.</p> Yohana Nogo Liwu Trija Fayeldi Vivi Suwanti Copyright (c) 2019 Senastek Universitas Kanjuruhan Malang 2019-12-10 2019-12-10 2 PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN REALISTIC MATHEMATIC EDUCATION (RME) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA https://conference.unikama.ac.id/artikel/index.php/senastek/article/view/137 <p>Permasalahan utama dalam penelitian ini adalah rendahnya hasil belajar matematika siswa kelas VIII A SMP PGRI 6 Malang. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, peneliti menerapkan model pembelajaran <em>Realistic Mathe</em><em>s</em><em>matic Education </em>dengan tujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas VIII A SMP PGRI 6 Malang menggunakan media alat peraga pada materi bangun ruang balok. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif &nbsp;dengan jenis penelitian Tindakan Kelas (PTK). Sumber data pada &nbsp;penelitian ini adalah guru dan siswa kelas VIII A SMP PGRI 6 Malang yang berjumlah 30 siswa. Prosedur pegumpulan data meliputi tes, observasi aktivitas guru dan siswa, catatan lapangan dan wawancara. Hasil penelitian diperoleh sebagai berikut: (1) persentase rata-rata aktivitas guru pada siklus I dan siklus II &nbsp;sebesar 77% dan 81% dengan kriteria baik dan sangat baik, (2) sedangkan persentase rata-rata aktivitas siswa pada siklus I dan II sebesar 60,62% dan 76,87% dengan kriteria cukup baik dan baik, dan (3) persentase ketuntasan hasil belajar siswa siklus I dan siklus II berturut-turut sebesar 63,33% &nbsp;dan 76,67% dengan krieria cukup baik dan baik. Hasil penelitian ini menunjukkan penerapan model pembelajaran RME menggunakan media alat peraga pada materi bangun ruang balok dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Saran bagi peneliti untuk memperhatikan kesesuaian alat peraga dengan model pembelajaran yang digunakan.</p> Yuventa Lipat Daton Sri Hariyani Vivi Suwanti Copyright (c) 2019 Senastek Universitas Kanjuruhan Malang 2019-12-10 2019-12-10 2 ANALISIS ATURAN ASOSIASI MENGGUNAKAN METODE ALGORITMA APRIORI UNTUK MENENTUKAN INVENTORI TOKO OLEH-OLEH ROHANI https://conference.unikama.ac.id/artikel/index.php/senastek/article/view/141 <p>Toko oleh - oleh Rohani adalah Toko oleh-oleh yang melayani penjualan camilan dan minuman khas Malang. Toko Rohani &nbsp;hanya memiliki satu Toko yaitu berada di Jalan Temenggung Suryo no 90 Malang. Toko oleh - oleh Rohani biasanya mempunyai &nbsp;lebih dari 100 transaksi dilakukan dalam sehari. untuk kegiatan transaksi dan penyimpanan data, kegiatan pengelolaan penyediaan barang di Toko masih kurang baik. Tujuan penelitihan ini untuk &nbsp;mengetahui pola perilaku pelanggan dalam memilih produk dan mengetahui keterkaitan produk dengan metode apriori sehingga dapat meningkatkan mutu penjualan.&nbsp;Penelitian ini melakukan analisis data dengan menggunakan data mining dan metode apriori.sistem dibangung dengan menggunakan php dan database Mysql pada.sistem ini dibangun berdasarkan &nbsp;kebutuhan dan kebutuhan yang diperoleh melalui metode studi literatur,wawancara,penumpulan data,pengamatan dan studi pustaka.Hasil pengujian dengan algoritama apriori dan sistem yang dibangun menunujukan hasil yang telah memenuhi kebutuhan dalam proses pengambilan keputusan dalam mengetahui minat dari konsumen dan berdampak dalam strategi pemasaran dan meningkatan mutu penjualan.</p> Ana Setyawati Wahyudi Harianto Copyright (c) 2019 Senastek Universitas Kanjuruhan Malang 2019-12-10 2019-12-10 2 PEMBELAJARAN FISIKA DENGAN MODEL COOPERATIVE LEARNING TIPE STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DIVISION UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN PRESTASI BELAJAR SISWA SMAN I SINGOSARI https://conference.unikama.ac.id/artikel/index.php/senastek/article/view/142 <p>Dalam sebuah pembelajaran, model pembelajaran sangatlah penting karena berpengaruh terhadap layanan dan kualitas belajar siswa. Pada dasaranya model pembelajaran bisa diberikan agar siswa terbantu untuk lebih fokus pada topik utama dalam setiap materi yang disampaiakan dalam proses pembelajaran. Berdasarkan observasi yang dilakukan pada kelas IPA C/17 SMAN I Singosari bahwa pembelajaaran fisika masih di lakukan secara konvensional dimana materi yang disampaikan mengunakan metode ceramah atau &nbsp;penjelasan materi, mengajukan pertanyan setelah itu memberikan contoh soal dan memberikan tugas. Hasil dari observasi awal hanya ada 40% yang memperhatikan penjelasan dari guru, karena sebagain dari anak-anak terutama yang duduk di bagian belakang ada yang bermain handpone, bercerita dengan teman sebangku. Nilai ulangan fisika yang terakhir hanya 47.05 % siswa yang memenuhi kriteria ketuntasan minimum (KKM). Rendahnya aktivitas dan prestasi belajar siswa dalam pembelajran fisika disebakan karean masih di lakukan secara konvensional dimana materi yang disampaikan mengunakan metode ceramah atau &nbsp;penjelasan materi, mengajukan pertanyan setelah itu memberikan contoh soal dan memberikan tugas. Peneltian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan prestasi belajar siswa.&nbsp;Model pembelajaran cooperative learning tipe STAD adalah model pembelajaran cooperative learning yang menekankan interaksi antara siswa dengan siswa, dan antara siswa dengan guru untuk saling memotivasi dan saling membantu serta menciptakan suasana kelas yang kondusif. Sehingga dalam menguasai materi untuk mencapai prestasi secara maksimal. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang adalah &nbsp;&nbsp;bentuk penelitian pembelajaran yang melibatkan langsung peneliti dalam kelas yang dilakukan oleh guru untuk memecahkan masalah-masalah pembelajaran yang di temukan atau dihadapi oleh guru dalam proses belajar mengajar. Hasil penelitian yang diperoleh dalam penelitian sikus I ini yaitu 64.25% presentase aktivitas belajar &nbsp;dan nilai rata-rata prestasi belajar yang di peroleh &nbsp;68.52. sedangkan hasil penelitian siklus II untuk aktivitas belajar siswa presentasenya sebesar 81.59% dan &nbsp;untuk prestasi belajar siswa nilai rata-rata yang diperoleh sebesar 80. Dari hasil penelitian siklus I dana II terjadi peningkatan sebesar 11,48 % untuk prestasi belajar siswa dan untuk aktivitas belahar siswa sebesar 17,34%.</p> Maria Martina Daruta Sholikhan Kurriawan Budi Pranata Copyright (c) 2019 Senastek Universitas Kanjuruhan Malang 2019-12-10 2019-12-10 2 PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBING TERHADAP MOTIVASI BELAJAR DAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA SMPN 02 WAGIR https://conference.unikama.ac.id/artikel/index.php/senastek/article/view/143 <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Model Pembelajaran Inkuiri Terbimbing Terhadap Motivasi Belajar Dan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah <em>quasi experiment. </em>Populasi dalam penelitian ini yaitu siswa kelas VII<em>&nbsp;</em>SMPN 02 Wagir. Instrumen yang digunakan untuk mengukur motivasi belajar siswa dengan mengunakan lembar observasi yang dilakukan oleh observer selama kegiatan pembelajaran, sedangkan untuk mengukur kemampuan berpikir kritis siswa adalah soal uraian yang dilakukan melalui <em>pretest-posttest. </em>Hasil penelitian menunjukan bahwa: 1) Ada Perbedaan&nbsp;motivasi belajar siswa dengan mengunakan model pembelajaran inkuiri terbimbing<em>, </em>2)<em>&nbsp;</em>Ada Perbedaan kemampuan berpikir kritis siswa dengan mengunakan model pembelajaran inkuiri terbimbing, 3)<em>&nbsp;</em>Tidak ada<em>&nbsp;</em>Interaksi Antara Model Pembelajaran&nbsp;inkuiri terbimbing terhadap motivasi belajar dan kemampuan berpikir kritis siswa. Berdasarkan hasil penelitian maka dapat disimpulkan bahwa siswa yang belajar mengunakan model pembelajaran &nbsp;Inkuiri terbimbing<em>, </em>tingkat motivasi belajar siswa lebih tinggi dibandingkan siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran konvensional, dan tingkat kemampuan berpikir kritis siswa yang belajar dengan model pembelajaran inkuiri terbimbing &nbsp;lebih tinggi dibandingkan siswa yang mengunakan<em>&nbsp;</em>model pembelajaran konvensional.</p> Maria Verginia Lorenca Seran Nurul Ain Chandra Sundaygara Copyright (c) 2019 Senastek Universitas Kanjuruhan Malang 2019-12-10 2019-12-10 2 UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR FISIKA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBING PADA PESERTA DIDIK DI SMP NEGERI 23 MALANG https://conference.unikama.ac.id/artikel/index.php/senastek/article/view/144 <p>Tujuan penelitian ini yaitu untuk &nbsp;mengetahui &nbsp;upaya meningkatkan hasil belajar fisika melalui model pembelajaran inkuiri terbimbing pada peserta didik di smp negeri 23 malang. Bentuk penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas dan subjek penelitian ini yaitu siswa kelas VIII 5 SMP Negeri 23 Malang dengan jumlah siswa 35 orang siswa. Penelitian tindakan kelas ini &nbsp;dilakukan dalam dua siklus. Presentase hasil belajar pada penelitian di lihat dari tiga aspek, yaitu kognitif, afektif dan psikomotorik. Presentase hasil belajar pada aspek kognitif siswa pada siklus I sebesar 68,9% dengan kualitas cukup baik dan pada siklus II meningkat menjadi 81,71% dengan kualitas baik. Untuk aspek afektif yang dinillai dalam penelitian ini yaitu disiplin, keberanian, kerja sama, dan tangungg jawab. Sedangkan untuk aspek psikomotoriknya dilihat pada saat siswa melakukan eksperimen, dimana yang dinilai dalam aspek psikomotorik ini yaitu pada saat siswa merangkai alat dan bahan, melakukan praktikum, dan mengkomunikasikan hasil praktikum.</p> Sebastianus Vio Hestiningtyas Yuli Pratiwi Hena Dian Ayu Copyright (c) 2019 Senastek Universitas Kanjuruhan Malang 2019-12-10 2019-12-10 2 PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN ANIMASI 3D SISTEM ANATOMI TUBUH MANUSIA BERBASIS ANDROID https://conference.unikama.ac.id/artikel/index.php/senastek/article/view/145 <p>Pembelajaran materi sistem anatomi tubuh manusia melalui media buku dan alat peraga yang prosesnya tidak bisa dilihat secara langsung oleh mata berdampak pada kurangnya kemampuan pemahaman siswa sehingga menghasilkan nilai yang kurang memuaskan. Tujuan penelitian ini yaitu menghasilkan media pembelajaran yang interaktif dan menarik berupa animasi 3D untuk membantu siswa dalam memahami materi yang bisa digunakan oleh siswa kelas 5 SD pada <em>smartphone android</em>&nbsp;miliknya di mana saja dan kapan saja. Metode yang dikembangkan adalah <em>MDLC (Multimedia Development Life Cycle)</em>&nbsp;yang meliputi 1) pengonsepan, 2) perancangan, 3) pengumpulan bahan, 4) pembuatan, 5) pengujian, dan 6) pendistribusian. Hasil dari perancangan berupa aplikasi Media Pembelajaran Animasi 3D Berbasis <em>Android</em>. Model 3D dibuat dengan&nbsp;<em>Blender 3D</em>&nbsp;dan <em>user interface</em>&nbsp;menggunakan <em>Unity 3D</em>. &nbsp;Penelitian menghasilkan peningkatan hasil belajar melalui soal menggunakan indeks gain tes sebesar 0,4 dengan kriteria sedang dan <em>User Acceptance Test (UAT)</em>&nbsp;dengan rata-rata sebesar 87%, menunjukkan bahwa aplikasi telah sesuai dengan perancangan yang dibuat dan dapat meningkatkan hasil belajar siswa sesuai dengan penerapan media pembelajaran yang diberikan.</p> Shofyatus Sholiqah Rini Agustina Copyright (c) 2019 Senastek Universitas Kanjuruhan Malang 2019-12-10 2019-12-10 2 GAME SIMULASI VIRTUAL REALITY PENGGUNAAN DRONE SEBAGAI ALAT TRANSPORTASI https://conference.unikama.ac.id/artikel/index.php/senastek/article/view/146 <p>Game simulasi merupakan jenis permainan yang menggambarkan dunia di dalamnya sedekat mungkin dengan dunia nyata dan memperhatikan dengan detail berbagai faktor agar mendekati kondisi di dunia nyata. Drone &nbsp;merupakan teknologi yang sangat di gemari oleh banyak pihak untuk di kembangkan, Drone sendiri merupakan pesawat tanpa awak yang di kendalikan jarak jauh oleh pilot. Perkembangan drone saat ini memang sangat pesat, dari awal mula pembuatan drone sebagai alat militer hingga berkembang untuk pengambilan gambar, mengirim barang, sebagai alat transportasi dan lain-lain. Penelitian ini menjelaskan teknologi drone yang digunakan untuk alat transportasi atau perpindahan manusia dari satu tempat ke tempat lain nya dan di buat dalam sebuah game simulasi yang menggambarkan kondisi dan lingkungan menyerupai kondisi di dunia nyata dan di lengkapi dengan misi yang harus di selesaikan player dari misi 1-3 dengan kesulitan yang berbeda-beda. Visual atau sudut pandang player pada game ini menggunakan Virtual Reality menggunakan googlecardboard yang bertujuan agar game ini dapat mensimulasikan permainan sedekat mungkin dengan dunia nyata.</p> Shoufin Nasrulloh Alexius Endy Budianto Copyright (c) 2019 Senastek Universitas Kanjuruhan Malang 2019-12-10 2019-12-10 2 ANALISIS PENENTUAN JURUSAN DI SMK PGRI 7 MALANG MENGGUNAKAN ALGORITMA FUZZY C-MEANS https://conference.unikama.ac.id/artikel/index.php/senastek/article/view/147 <p>Algoritma fuzzy c-means merupakan satu algoritma yang sudah dan sering digunakan untuk mengelompokan data dan tidak memerlukan banyak parameter. Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan dan membantu SMK PGRI 7 MALANG dalam menentukan jurusan menjadi dengan menggunakan metode Fuzzy C-Means. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik pengumpulan data yaitu ( wawancara dan pengambilan data nilai siswa). Untuk mengitung tingkat akurasi pada penentuan jurusan siswa peneliti menggunakan rumus conversion matrix. &nbsp;</p> Yolentania Dhiu Bramanuja Moh. Ahsan Abdul Aziz Copyright (c) 2019 Senastek Universitas Kanjuruhan Malang 2019-12-10 2019-12-10 2 EFEKTIFITAS MODEL PEMBELAJARAN SFAE DALAM MENINGKATKAN MOTIVASI DAN PRESTASI BELAJAR SISWA https://conference.unikama.ac.id/artikel/index.php/senastek/article/view/148 <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas model pembelajaran <em>Student Facilitator And Expalining (SFAE) </em>terhadap motivasi dan prestasi belajar Fisika siswa. Model<em>&nbsp;SFAE</em>&nbsp;dikatakan lebih efektif dibandingkan dengan model pembelajaran konvensional; (1) jika terdapat perbedaan dari model <em>SFAE</em>&nbsp;dan model konvensional; (2) nilai motivasi dan prestasi model <em>SFAE </em>lebih tinggi dibandingkan dengan nilai motivasi dan prestasi model Konvensional. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X Teknologi Informasi dan Komunikasi SMKN 2 Singosari dan sampel penelitian terdiri dari 36 siswa kelas X RPL-2 sebagai kelas eksperimen dan X MM-1 sebagai kelas kontrol. Penelitian ini terdapat dua instrumen yang digunakan yaitu motivasi dan prestasi, dimana data motivasi diperoleh melalui observasi pada saat proses pembelajaran berlangsung sedangkan data prestasi didapatkan dari tes akhir. Kedua data tersebut kemudian di analisis menggunakan uji anova dua jalur. Hasil analisis menunjukan bahwa; (1) ada perbedaan antara model <em>SFAE</em>&nbsp;dan model konvensional; (2) nilai dari kelas yang menggunakan model <em>SFAE</em>&nbsp;lebih tinggi dibandingkan dengan nilai dari kelas konvensional. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa model pembelajaran <em>Student Facilitator And Explaining </em>lebih efektif meningkatkan motivasi dan prestasi belajar Fisika &nbsp;siswa dibandingkan dengan model pembelajaran konvensional.</p> Yuliana Nogo Tolok Nurul Ain Chandra Sundaygara Copyright (c) 2019 Senastek Universitas Kanjuruhan Malang 2019-12-10 2019-12-10 2 IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN STAD BERBASIS EKSPERIMEN UNTUK MENINGKATKAN KEAKTIFAN DAN PRESTASI BELAJAR https://conference.unikama.ac.id/artikel/index.php/senastek/article/view/150 <p>Penelitian ini&nbsp;bertujuan untuk:&nbsp;(1)&nbsp;Menjelaskan kualitas model pembelajaran&nbsp;STAD berbasis eksperimen untuk meningkatkan keaktifan dan prestasi belajar siswa,&nbsp;(2)&nbsp;Mengetahui model pembelajaran STAD berbasis eksperimen dapat meningkatkan keaktifan&nbsp;siswa, (3)&nbsp;&nbsp;Mengetahui apakah model pembelajaran STAD dapat meningkatkan prestasi belajar&nbsp;siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Subjek penelitian ini&nbsp;siswa kelas X TKJ 1 SMK Negeri 10 Malang yang berjumlah 36 siswa. Hasil&nbsp;penelitian menunjukkan&nbsp;bahwa keterlaksanaan pembelajaran siklus I 80,83% dan siklus II 94,76%, sehingga dapat disimpulkan&nbsp;bahwa kualitas proses pembelajaran sangat baik. keaktifan siswa siklus I 69,42 % dan siklus II 83,06%&nbsp;sehingga keaktifan siswa masuk dalam kriteria baik. Peningkatan ini juga terjadi pada prestasi siswa, nilai&nbsp;rata-rata prestasi belajar prasiklus 64, siklus I 73 dan siklus II 82, dengan ketuntasan belajar di keadaan&nbsp;awal 41.66%, siklus I 58,33% dan siklus II 88,89% dan berada dalam kriteria baik.&nbsp;Berdasarkan&nbsp;penelitian ini dapat disimpulkan bahwa implementasi model pembelajaran STAD berbasis eksperimen&nbsp;dapat meningkatkan keaktifan dan prestasi belajar Fisika siswa kelas X TKJ 1 di SMK&nbsp;Negeri 10 Malang.</p> Yohaneka Kurriawan Budi Pranata Hena Dian Ayu Copyright (c) 2019 Senastek Universitas Kanjuruhan Malang 2019-12-10 2019-12-10 2 PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI DAN PRESTASI BELAJAR SISWA https://conference.unikama.ac.id/artikel/index.php/senastek/article/view/152 <p>Pembelajaran inkuiri menekankan kepada proses mencari dan menemukan. Peran siswa dalam pembelajaran ini adalah mencari dan menemukan sendiri materi pelajaran. Hal ini dapat memotivasi siswa untuk aktif dalam pembelajaran, siswa memiliki rasa ingin tahu terhadap materi &nbsp;yang akan dipelajari dan siswa lebih memperhatikan penjelasan guru terkait materi yang dipelajari. Tujuan penelitian ini adalah 1) mengetahui kualitas keterlaksanaan model pembelajaran inkuiri, 2) mengetahui penerapan model pembelajaran inkuiri untuk meningkatkan motivasi belajar, 3) mengetahui penerapan model pembelajaran inkuiri untuk meningkatkan prestasi belajar siswa. Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan design Kemmis Taggart. Penelitian ini dilaksanakan selama dua siklus, yaitu siklus I dan siklus II. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VII A sebanyak 34 siswa. Penelitian ini menggunakan dua instrument yaitu motivasi dan prestasi belajar, data motivasi diperoleh melalui kegiatan pengamatan pada saat proses pembelajaran berlangsung dan data prestasi belajar diperoleh dari hasil tes siswa pada masing-masing siklus. Hasil penelitian menunjukan bahwa: 1) kualitas keterlaksanaan model pembelajaran inkuiri mengalami peningkatan, 2) penerapan model pembelajaran inkuiri dapat meningkatkan motivasi belajar siswa, 3) penerapan model pembelajaran inkuiri dapat meningkatkan prestasi belajar siswa. Kesimpulan penelitian adalah pe</p> Eufrasia Tanggal Nurul Ain Hestingingtyas Yuli Pratiwi Copyright (c) 2019 Senastek Universitas Kanjuruhan Malang 2019-12-10 2019-12-10 2 PENGARUH PBL BERBASIS FLIPPED CLASS TERHADAP PRESTASI DITINJAU DARI MOTIVASI BELAJAR SISWA https://conference.unikama.ac.id/artikel/index.php/senastek/article/view/153 <p>Kegiatan pembelajaran fisika hendaknya lebih melibatkan siswa secara aktif dalam menyelesaikan permasalahan yang dihadapinya dalam pembelajaran. Untuk memfasilitasinya diperlukan model ataupun metode pembelajaran inovatif, yang berorientasi pada masalah dan bersifat <em>student centered</em>. Salah satu model pembelajaran yang dapat digunakan adalah model pembelajaran PBL dengan metode <em>flipped class</em>. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran PBL berbasis <em>flipped class </em>terhadap prestasi belajar ditinjau dari motivasi belajar siswa. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas X SMK Negeri 2 Singosari tahun pelajaran 2018/2019. Sampel diambil dengan teknik <em>purposive sampling.</em>&nbsp;Jenis penelitian yang digunakan adalah <em>quasy eksperimen </em>dengan rancangan penelitian <em>posstest only control grup design. </em>Data dianalisis dengan menggunakan uji ANOVA dua jalur. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa (1) ada perbedaan prestasi belajar siswa yang belajar melalui model pembelajaran <em>problem based learning </em>berbasis <em>flipped class </em>dengan siswa yang belajar melalui model pembelajaran konvensional, &nbsp;nilai signifikkansi 0.00 &lt; 0.05; (2) ada perbedaan prestasi belajar antara siswa yang memiliki motivasi belajar tinggi dengan siswa yang memiliki motivasi belajar rendah, &nbsp;nilai signifikansi 0.01 &lt; 0.05; (3) terdapat interaksi antara model pembelajaran <em>problem based learning </em>berbasis <em>flipped class</em>&nbsp;dengan motivasi terhadap prestasi belajar siswa, nilai F<sub>hitung</sub>&nbsp;&gt; F<sub>tabel</sub>&nbsp;( 6.24 &gt; 3. 91).</p> Wolfharda Fitriani Sinmas Chandra Sundaygara Kurriawan Budi Pranata Copyright (c) 2019 Senastek Universitas Kanjuruhan Malang 2019-12-10 2019-12-10 2 PENERAPAN LEARNING CYCLE 5E BERBANTUAN LKS UNTUK MENINGKATKAN KEAKTIFAN DAN PRESTASI BELAJAR https://conference.unikama.ac.id/artikel/index.php/senastek/article/view/155 <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas proses keterlaksanaan pembelajaran dengan menerapkan model pembelajaran <em>Learning Cycle 5E </em>dengan bantuan LKS, untuk mengetahui peningkatan keaktifan belajar siswa dan prestasi belajar siswa melalui penerapan model pembelajaran <em>Learning Cycle 5E</em>&nbsp;dengan bantuan LKS. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (<em>Classroom Action Research</em>) dengan rancangan penelitian dilakukan melalui dua siklus yang terdiri atas 4 tahap. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa-siswi VIIIG SMP Negeri 2 Kepanjen sebanyak 25 orang. Data akan dianalisis melalui mereduksi data, penyajian data, dan menarik kesimpulan. Berdasarkan penelitian yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa kualitas keterlaksanaan pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran <em>Learning Cycle 5E</em>&nbsp;dengan bantuan LKS dengan kategori baik, dan penerapan model pembelajaran <em>Learning Cycle 5E</em>&nbsp;dengan bantuan LKS dapat meningkatan keaktifan belajar dan prestasi belajar siswa. Hal ini dibuktikan dengan persentase kualitas keterlaksanaan pembelajaran siklus I yaitu 62,63% dan siklus II 87,248%, keaktifan belajar siswa siklus I dan siklus II yaitu 58,66% dan 83,08%, dan rata-rata prestasi belajar siswa yang diperoleh pada pra siklus, siklus I dan II yaitu 73,6, 74,8 dan 82,8 dengan persentase tiap siklus yaitu 60%, 68% dan 88%.</p> Germanus Arif Sudi Dul Aji Akhmad Jufriadi Copyright (c) s 2019-12-10 2019-12-10 2 PENENTUAN HAMBATAN DALAM BATERAI MELALUI MEDIA PEMBELAJARAN PRAKTIKUM SEDERHANA GUNA MENINGKATKAN KUALITAS CALON GURU FISIKA https://conference.unikama.ac.id/artikel/index.php/senastek/article/view/156 <p>Materi pelajaran fisika pada sub bab hambatan dalam baterai seringkali menjadi permasalahan khusus dalam hal pemahaman, perhitungan maupun penghafalan makna symbol r dan R. &nbsp;Kedua symbol huruf tersebut memiliki satuan fisis yang sama yaitu Ohm, namun memiliki makna yang berbeda. Hal inilah para calon guru fisika seringkali mengalami kesulitan dalam menjelaskan kepada peserta didik disaat proses belajar mengajar. Tujuan pembuatan media ini diharapkan dapat memberikan gambaran secara pasti perbedaan symbol tersebut melalui metode praktikum rangkaian sederhana menggunakan papan project board. Hasil uji pretest postes 15 responden telah dilakukan guna mengukur tingkat pemahaman calon guru fisika dalam penentuan hambatan dalam baterai. Terdapat sepuluh indikator pengukuran, telah didapatkan nilai rekapitulasi pemahaman meningkat sebesar 80% (pengertian dasar), 26.66% (pengertian symbol dan satuan), 93.33% (Perbedaan makna fisis), 66.66% (penentuan nilai r), 66.66% (penentuan nilai R), 60% (penentuan nilai r jika terdapat 3 baterai seri sejenis), 66.66% (penentuan nilai R jika terdapat 3 baterai seri sejenis), 53.33% (penentuan nilai r jika terdapat 3 baterai parallel sejenis), 60% (penentuan nilai R jika terdapat 3 baterai parallel sejenis), 53.33% (tingkat keyakinan jawaban). Hasil penerapan media ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas calon guru akibat minimnya fasilitas laboratorium dalam menjelaskan fenomena fisika listrik dinamis sub bab materi hambatan dalam baterai baik secara experiment sederhana maupun teori perhitungan secara pasti. Harapannya, dapat menghilangkan mindset ketergantungan set up alat laboratorium standart yang memiliki nilai ekonomi tinggi. Sehingga mutu kualitas proses belajar mengajar dapat dijaga meskipun minimnya fasilitas penunjang media praktikum.</p> Kurriawan Budi Pranata Chandra Sundaygara Solikhan Copyright (c) 2019 Senastek Universitas Kanjuruhan Malang 2019-12-10 2019-12-10 2 ANALISIS BERPIKIR KREATIF SISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL CERITA PADA MATERI PELUANG https://conference.unikama.ac.id/artikel/index.php/senastek/article/view/157 <p>Fokus penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan berpikir kreatif siswa dalam menyelesaikan soal cerita pada materi peluang. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan jenis deskriptif kualitatif. Dalam penelitian kualitatif ini teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes&nbsp;tertulis&nbsp;dan wawancara. Subjek dalam dalam penelitian ini yaitu siswa kelas XI Multimedia dengan jumlah siswa sebanyak 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa dengan kategori cukup, siswa mampu memberikan jawaban lebih dari satu cara dan hasilnya benar. Memberikan ide yang relevan dalam menyelesaikan soal dan pengungkapannya kurang lengkap, siswa dengan kategori kurang, siswa mampu memberikan jawaban tetapi terdapat kekeliruan dalam proses perhitungan sehingga hasilnya salah, memberika ide yang kurang relevan. Siswa dengan kategori tidak kreatif yaitu siswa &nbsp;memberikan satu jawaban dengan satu cara namun kurang lengkap.Dengan &nbsp;demikian dapat disimpulkan bahwa siswa kelas XI Multimedia masih berada pada kategori cukup, dapat dilihat dari 25 siswa yang berada pada kategori cukup kreatif sebanyak 10, Siswa dengan kategori kurang kreatif sebanyak 9, dan siswa dengan kategori tidak kreatif sebanyak 6 siswa.</p> Klotilda Efronia Jelo Nur Farida Tatik Retno Murniasih Copyright (c) 2019 Senastek Universitas Kanjuruhan Malang 2019-12-10 2019-12-10 2 PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBING UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS DAN PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS VIII SMP https://conference.unikama.ac.id/artikel/index.php/senastek/article/view/158 <p>Penelitian &nbsp;ini &nbsp;mendeskripsikan dan menganalisis model pembelajaran inkuiri terbimbing untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan prestasi belajar matematika.&nbsp;observasi &nbsp;yang dilakukan di SMP PGRI 01 Wagir Malang, yang dilakukan guru&nbsp;masih&nbsp;menggunakan metode ceramah, sehingga&nbsp;kemampuan berpikir kritis dan prestasi belajar&nbsp;mereka belum maksimal. Oleh karena itu, perlu dilakukan&nbsp;perubahan&nbsp;terhadap model pembelajaran &nbsp;yang diterapkan.&nbsp;&nbsp;Peneliti berpikir bahwa penerapan model pembelajaran inkuiri terbimbing dapat &nbsp;meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan prestasi belajar Siswa. Penelitian ini&nbsp;&nbsp;pendekatan tindakan kelas (PTK) &nbsp;yang dilaksanakan 2 siklus. Penelitian ini dilaksanakan pada semester genap&nbsp;pada tahun 2018/2019 di kelas VIII&nbsp;B&nbsp;SMP PGRI 01 Wagir Malang. Subjek dalam penelitian ini berjumlah 24 siswa.&nbsp;Prosedur Pengumpulan data: Observasi, Tes berpikir kritis dan tes Prestasi belajar siswa untuk&nbsp;mengamati aktivitas peneliti dan siswa selama proses kegiatan pembelajaran. tes berpikir kritis&nbsp;menggunakan soal uraian yang berjumlah 4 nomor soal, tes prestasi belajar belajar disusun berdasarkan kisi-kisi soal yang berisi kompetensi pencapaian&nbsp;konsep&nbsp;soal pilihan ganda berjumlah 8 butir soal.&nbsp;Berdasarkan&nbsp;penelitian yang&nbsp;dilaksanakan, rata-rata kualitas keterlaksanaan pembembelajaran oleh kedua pengamat yaitu pada siklus I sebesar 78,31% dengan kategori &nbsp;baik sedangkan pada siklus II sebesar 85,77% dengan &nbsp;kategori sangat baik. Sedangkan dari analisis&nbsp;kemampuan berpikir &nbsp;kritis &nbsp;yang dicapai oleh siswa pada siklus I &nbsp;73,17% dan mengalami peningkatan pada siklus II sebesar 88,67%. Peningkatan ini juga terjadi pada Prestasi Belajar pada siklus I 73,43 % sedangkan pada siklus II meningkat sebesar 81,76%.&nbsp;&nbsp;Sehingga disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran inkuiri terbimbing dapat meningkatkan &nbsp;kemampuan berpikir kritis dan prestasi belajar Matematika Siswa Kelas VIII B&nbsp;SMP PGRI 01 Wagir Malang.</p> Natalia elniati farani Sumadji Timbul Yuwono Copyright (c) 2019 Senastek Universitas Kanjuruhan Malang 2019-12-10 2019-12-10 2 RANCANG BANGUN SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN ASISTEN PRAKTIKUM TERBAIK DENGAN METODE PROFILE MATCHING https://conference.unikama.ac.id/artikel/index.php/senastek/article/view/159 <p>Praktikum merupakan metode pembelajaran yang ditujukkan kepada peserta didik untuk lebih memahami tentang materi pembelajaran yang terkait. Dengan kegiatan praktikum diharapkan peserta didik dapat lebih eksplor tentang materi yang dipelajari. Salah satu faktor agar peserta didik dapat mengikuti kegiatan praktikum dengan baik yaitu bimbingan seorang asisten praktikum yang memiliki sumber daya manusia yang berkualitas. <em>Profile Matching</em>&nbsp;adalah salah satu metode pengambilan keputusan yang cocok untuk asisten praktikum terbaik sesuai kriteria yang dibutuhkan. <em>Profile Matching</em>&nbsp;merupakan sebuah mekanisme pengambilan keputusan dengan mengansumsikan bahwa terdapat tingkat variabel <em>prediktor ideal</em>&nbsp;yang harus dimiliki oleh setiap individu, bukan tingkat minimal yang harus dipenuhi atau dilewati. Hasil perhitungan akurasi sistem dengan mengimplementasikan metode <em>Profile Matching</em>&nbsp;menunjukkan akurasi sebesar 83,65%. Kinerja sistem yang dirancang dapat digunakan untuk mengambil keputusan asisten praktikum terbaik dengan output berupa ranking berdasarkan nilai akhir yang paling tinggi ke nilai akhir yang paling rendah.</p> Elviera Ning Linardi Hari Lugis Purwanto Wiji Setyaningsih Copyright (c) 2019 Senastek Universitas Kanjuruhan Malang 2019-12-10 2019-12-10 2 ANALISIS KESALAHAN MENYELESAIKAN SOAL CERITA BERDASARKAN TAHAPAN NEWMAN DITINJAU DARI GENDER https://conference.unikama.ac.id/artikel/index.php/senastek/article/view/160 <p>Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan bentuk kesalahan dan penyebab terjadinya kesalahan dalam menyelesaikan soal cerita SPLDV yang dilakukan siswa laki-laki dan siswa perempuan SMP Kristen Petra Malang. Penelitian ini menggunakan penedekatan kualitatif jenis studi kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 3 siswa laki-laki dan 2 siswa perempuan yang melakukan kesalahan membaca, penyebabnya siswa tidak mampu atau keliru dalam memaknai arti kata yang terdapat dalam soal. Terdapat 2 siswa laki-laki dan 3 siswa perempuan yang melakukan kesalahan memahami, penyebabnya siswa kurang lengkap dan lupa untuk menuliskan diketahui dan ditanya dalam soal. Terdapat 2 siswa laki-laki dan 2 siswa perempuan yang melakukan kesalahan transformasi, penyebabnya siswa tidak mampu mengubah kalimat matematika ke dalam model matematika. Semua siswa laki-laki dan perempuan melakukan kesalahan keterampilan proses, penyebabnya siswa kurang teliti dalam melakukan proses penghitungan dan tidak dapat menerapkan konsep SPLDV. Pada penulisan jawaban akhir, semua siswa laki-laki dan perempuan melakukan kesalahan, penyebabnya siswa keliru dan ceroboh dalam menarik kesimpulan, tidak menemukan hasil akhir yang sesuai. Dapat disimpulkan bahwa, baik siswa laki-laki maupun siswa perempuan cenderung melakukan kesalahan pada tahap keterampilan proses dan tahap penulisan jawaban, dan penyebab terjadinya kesalahan hampir sama untuk setiap indikator.</p> Erdiana Harniati Murni Jeharut Sri Hariyani Tri Candra Wulandari Copyright (c) 2019 Senastek Universitas Kanjuruhan Malang 2019-12-10 2019-12-10 2 ANALISIS KESALAHAN PESERTA DIDIK PADA PEMECAHAN MASALAH POLYA DALAM MENYELESAIKAN SOAL ALJABAR https://conference.unikama.ac.id/artikel/index.php/senastek/article/view/161 <p>Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis kemampuan pemecahan masalah berdasarkan langkah Polya dan penyebab kesalahan peserta didik dalam melakukan pemecahan masalah matematika. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dan jenis penelitiannya adalah deskriptif. Subyek penelitian adalah peserta didik kelas VII SMP Islam Ma’arif 02 Malang. Subyek penelitian ini diambil dengan cara memeriksa hasil pekerjaan peserta didik berdasarkan nilai yang diperoleh, kemudian mewawancarai peserta didik sampai didapat jawaban yang hampir sama. Hasil dari penelitian ini yaitu tingkat kemampuan pemecahan masalah peserta didik. Tingkat kemampuan pemecahan masalah kategori rendah sebanyak 11 peserta didik, kategori sedang sebanyak 4 peserta didik dan kategori tinggi sebanyak 5 peserta didik. &nbsp;Penyebab kesalahan pemecahan masalah peserta didik yaitu tidak memahami materi dan tidak dapat mengerjakan soal. Kesimpulan penelitian ini yaitu peserta didik dibagi menjadi tiga kemampuan pemecahan masalah menurut langkah Polya yaitu rendah tidak mampu menyelesaikan langkah pemecahan masalah Polya sama sekali, sedang peserta didik hanya mampu memahami masalah, dan tinggi peserta didik mampu melaksanakan tahap memahami soal, menyusun rencana penyelesaian, melaksanakan rencana penyelesaian, dan tahap memeriksa kembali. Penyebab kesalahan peserta didik dalam mengerjakan soal yaitu peserta didik tidak memahami materi, tidak memahami teknik menyelesaikan soal, kurang konsentrasi dalam mengerjakan soal, tidak membuat kesimpulan akhir, dan kurang teliti.</p> Erni Khusniawati Retno Marsitin Tatik Retno Murniasih Copyright (c) 2019 Senastek Universitas Kanjuruhan Malang 2019-12-10 2019-12-10 2 ENERAPAN PEMBELAJARAN QUANTUM TEACHING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA TENTANG VOLUME PRISMA https://conference.unikama.ac.id/artikel/index.php/senastek/article/view/162 <p>Penelitian ini bertujuan untuk &nbsp;untuk meningkatkan hasil belajar siswa terhadap materi volume prisma kelas VIII C SMP Negeri 2 Wagir. Penelitian ini menggunakan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilakukan dalam siklus dengan tahap-tahap penelitian yaitu tahap perencanaan, tahap pelaksanaan, tahap pengamatan. Sumber data pada penelitian ini adalah 29 siswa kelas VIII C SMP Negeri 2 Wagir. Data yang dianalisis meliputi data hasil tes, hasil observasi guru dan siswa serta wawancarai. Hasil penelitian diperoleh bahwa ketuntasan siswa pada kegiatan Siklus I % dan Siklus II % dan hasil observasi guru siklus I, observer I 70,58%, observer II 72,06% dan siklus II observer I 83,83% observer II 73,52% dan untuk hasil observasi siswa &nbsp;siklus I, observer I 75%, observer II 86,77% dan siklus II observer I 94,11% observer II 97,05%, hasil wawacara siklus I dan II menunjukan bahwa siswa dapat memahami pembelajaran volume prisma menggunakan model pembelajaran <em>quantum teaching</em>. &nbsp;Dari data hasil belajar dan hasil observasi guru dan siswa,wawancarai tersebut menunjukan bahwa setiap kegiatan mengalami peningkatan. &nbsp;Berdasarkan pada hasil penelitian diketahui bahwa model pembelajaran <em>Quantum Teaching </em>berhasil diterapkan, sehingga dapat meningkatkan hasil belajar siswa.</p> Angela Fermina Hartika Sumadji Vivi Suwanti Copyright (c) 2019 Senastek Universitas Kanjuruhan Malang 2019-12-10 2019-12-10 2 KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH PESERTA DIDIK MENYELESAIKAN SOAL CERITA DITINJAU DARI TAKSONOMI MARZANO https://conference.unikama.ac.id/artikel/index.php/senastek/article/view/164 <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan pemecahan masalah peserta didik kelas X di SMA Negeri 1 Dampit dalam menyelesaikan soal cerita Sistem Persamaan Linier Tiga Variabel ditinjau dari Taksonomi Marzano. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif dengan mengambil enam peserta didik dari 31 subjek dan dikategorikan dalam kemampuan tinggi, sedang, dan rendah. Instrumen yang digunakan pada penelitian ini yaitu tes tulis dan wawancara. Tes tulis digunakan untuk mengetahui kemampuan pemecahan peserta didik dalam menyelesaikan soal cerita berdasarkan Taksonomi Marzano. Wawancara digunakan peneliti untuk memperoleh informasi tentang kemampuan pemecahan masalah yang dilakukan peserta didik dalam menyelesaikan soal tes tulis. Hasil penelitian ini adalah empat subjek menyelesaikan ketiga soal, pada sistem diri keempat subjek belum termotivasi, sistem kognitif tiga subjek dapat merancang strategi, sedangkan satu subjek hanya menjalankan strategi pada soal nomor 1, sistem kognitif paling tinggi menyelesaikan 3 level dan paling rendah menyelesaikan 2 level. Terdapat dua subjek hanya menyelesaikan dua soal, pada sistem diri belum termotivasi, sistem kognitif satu subjek dapat merancang strategi untuk nomor 2 sedangkan satu subjek yang lain tidak dapat merancang strategi, sistem kognitif kedua subjek paling tinggi menyelesaikan 2 level dan paling rendah menyelesaikan 1 level.&nbsp;</p> Ayu Fita Ali Saputri Djoko Adi Susilo Trija Fayeldi Copyright (c) 2019 Senastek Universitas Kanjuruhan Malang 2019-12-10 2019-12-10 2 ANALISIS KEMAMPUAN PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIS SISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL SPLDV KELAS X https://conference.unikama.ac.id/artikel/index.php/senastek/article/view/165 <p>Fokus<strong>&nbsp;</strong>penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan pemahaman konsep matematis siswa dalam menyelesaikan soal SPLDV. Pendekatan penelitian ini adalah pendekatan kualitatif yang berjenis deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan metode tes, wawancara dan dokumentasi. Uji keabsahan data dilakukan dengan teknik triangulasi. Hasil penelitian dari penelitian ini, dari 25 siswa kelas X yang telah mengikuti tes, sebanyak 14 orang mendapatkan nilai dalam kategori tinggi, sebanyak 8 orang memperoleh nilai dalam kategori sedang, dan sebanyak 3 orang yang mendapatkan nilai dalam kategori rendah. Dari data tes maupun wawancara, dari data tersebut dapat diketahui bahwa kemampuan pemahaman konsep matematis sebagian besar siswa kelas X SMA Kristen Petra Malang dikatakan sudah baik.</p> Maria Gratiana Manul Djoko A. Susilo Trija Fayeldi Copyright (c) 2019 Senastek Universitas Kanjuruhan Malang 2019-12-10 2019-12-10 2 MAKE A MATCH DENGAN MEDIA KARTU SOAL DAN JAWABAN UNTUK MENINGKATKAN KEAKTIFAN BELAJAR SISWA https://conference.unikama.ac.id/artikel/index.php/senastek/article/view/168 <p>Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan langkah-langkah penerapan<strong>&nbsp;</strong>model pembelajaran <em>Make A-Match</em>&nbsp;dengan Media kartu soal yang dapat meningkatkan keaktifan belajar siswa kelas X Akuntansi SMK PGRI Pakisaji pada pembelajaran matematika. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas X Akuntansi SMK PGRI Pakisaji semester genap tahun pelajaran 2018/2019 yang terdiri dari 26 peserta didik yaitu, 19 peserta didik perempuan dan 7 peserta didik laki-laki. Kriteria keberhasilan penelitian ini, peserta didik dikatakan aktif apabila nilai rata-rata keaktifan peserta didik yaitu ≥70%. Hasil penelitian menunjukan bahwa Persentase nilai rata-rata keaktifan peserta didik meningkat dari 65,75% pada siklus I menjadi 75,82% pada siklus II dan pelaksanaan pembelajaran berlangsung sangat baik. Deskripsi langkah-langkah pembelajaran model <em>Make A</em>&nbsp;<em>Match </em>dengan media kartu soal dan jawaban adalah (1) Guru menyiapkan beberapa kartu yang<em>&nbsp;</em>berisi beberapa konsep atau topik yang sesuai dengan materi, satu bagian kartu soal dan bagian lainnya kartu jawaban. (2) Guru membagi siswa dalam beberapa kelompok yang berjumlah 4-5 anggota. (3) Tiap kelompok mendapatkan kartu soal dan kartu jawaban yang berjumlah sesuai dengan anggota kelompok. (4) Tiap kelompok bekerja sama memikirkan jawaban dari kartu soal yang dipegang kemudian dicocokkan dengan kartu jawaban tersebut. (5) Setiap kelompok yang dapat mencocokkan kartunya sebelum batas waktu diberi poin. (6) setiap kelompok mempresentasikan hasil diskusinya di depan kelas. (7) Guru bersama-sama dengan siswa membuat kesimpulan terhadap materi pelajaran. Berdasarkan hasil penelitian maka dapat dinyatakan bahwa pembelajaran matematika dengan menggunakan model <em>Make a Match</em>&nbsp;dengan media kartu soal dan jawaban dapat meningkatkan keaktifan belajar peserta didik kelas X Akuntansi SMK PGRI Pakisaji. Disarankan kepada guru mata pelajaran matematika untuk menerapkan model pembelajaran yang lebih bervariasi khususnya model pembelajaran <em>Make A</em>&nbsp;<em>Match</em>.</p> Hermince Taba Lokat Djoko Adi Susilo Yuniar Ika Putri Pranyata Copyright (c) 2019 Senastek Universitas Kanjuruhan Malang 2019-12-10 2019-12-10 2 PERANCANGAN DAN IMPLEMENTASI IOT (INTERNET OF THING) DALAM SISTEM KONTROL TANAMAN SAYUR HIDROPONIK https://conference.unikama.ac.id/artikel/index.php/senastek/article/view/238 <p>Hidroponik adalah salah satu cara untuk menanam tanaman dalam skala besar tanpa memerlukan lahan yang sangat cocok untuk dibudidayakan didaerah perkotaan. Namun, sistem ini mempunyai beberapa kekurangan yaitu, hidroponik sangat membutuhkan lingkungan yang terkontrol untuk menghindari penurunan kualitas tanaman hingga layunya tanaman. Penggunaan alat ukur manual yang sebenarnya menyita waktu jika si pemilik sedang sibuk dengan pekerjaan kantornya. Maka dari itu diperlukan solusi untuk memantau kondisi tanaman dan kontrol secara otomatis jika kondisi tersebut tidak sesuai dengan kondisi yang diharapkan. Hidroponik akan dipasang mikrokontroler yang terhubung ke internet akan mengirim data mengenai kondisi air ke aplikasi smartphone Android secara realtime melalu protokol IOT. Selain dari itu dikembangkan sistem kontrol manual dan otomatis untuk mengontrol pH air, ketinggian air, dan nutrisi agar sesuai dengan kondisi yang optimal bagi tumbuhan. Berdasarkan hasil dari penelitian ini didapatkan aplikasi Android yang dapat memantau tanaman hidroponik secara realtime serta mengontrol pertambahan nutrisinya melalui internet.</p> Frederikusnaida Abur Copyright (c) 2019 Senastek Universitas Kanjuruhan Malang 2019-12-10 2019-12-10 2 PENERAPAN MODEL SDLC UNTUK RANCANG BANGUN SISTEM INFORMASI BIMBINGAN DAN KONSELING BERBASIS WEB https://conference.unikama.ac.id/artikel/index.php/senastek/article/view/239 <p>Layanan bimbingan dan konseling&nbsp;di SMK Muhammadiyah 9 Wagir&nbsp;saat ini dalam Pengolahan hasil&nbsp;Jawaban DCM&nbsp;(Daftar Cek Masalah)&nbsp;dan penghitungannya menggunakan aplikasi <em>ex</em><em>c</em><em>el </em>yang&nbsp;harus menginputkan data satu persatu dari lembar jawaban,&nbsp;proses itu&nbsp;membutuhkan waktu 15 Menit perlembar jawaban belum lagi dikalikan total jumlah&nbsp;siswa yang ada di&nbsp;sekolahan dengan kondisi guru bk berjumlah satu,&nbsp;hal itu sangat memakan waktu dan menjadi beban kerja bagi guru bk, kemudian proses catatan konseling siswa menggunakan lembar catatan konseling, sehingga dapat terjadi kehilangan data-data&nbsp;hasil&nbsp;konseling siswa,&nbsp;tujuan Penelitian ini menerapkan &nbsp;model SDLC&nbsp;<em>(Software Development Life Cycles)</em>&nbsp;untuk rancang bangun sistem informasi bimbingan konseling berbasis web dan untuk dapat&nbsp;membantu mempermudah&nbsp;Guru BK dalam penilaian permasalahan siswa pada instrumen DCM.&nbsp;penelitian ini berhasil membuat sistem informasi bimbingan dan konseling berbasis web. Setelah dilakukan pengujian sistem menggunakan <em>black box</em>&nbsp;yaitu fungsi sudah berjalan sesuai yang diharapkan oleh pengguna dan&nbsp;pengujian&nbsp;UAT <em>(</em><em>User acceptance test</em><em>)</em>&nbsp;dengan persentase 96.4% bahwa sistem yang telah dibuat dapat membantu dan mempermudah Guru BK dalam mengetahui penilaian siswa bermasalah secara <em>real time,</em>&nbsp;penentuan surat panggilan konseling siswa,<em>&nbsp;</em>pencatatan data konseling secara <em>digital, </em>serta menghasilkan laporan hasil konseling siswa.</p> Erik Hermanto Yoyok Seby Dwanoko Copyright (c) 2019 Senastek Universitas Kanjuruhan Malang 2019-12-10 2019-12-10 2 PENGEMBANGAN GAME TAJWID ALQUR’AN DENGAN PENAMBAHAN ENEMY AI BERBASIS FINITE STATE MACHINE https://conference.unikama.ac.id/artikel/index.php/senastek/article/view/240 <p>Game merupakan salah satu media hiburan yang banyak diminati oleh semua lapisan masyarakat. Kualitas Game ditentukan oleh beberapa aspek, baik dari Artificial Intelegence, &nbsp;audio vicual yang menarik, konten yang disajikan, dan &nbsp;lain &nbsp;sebagainya. Artificial &nbsp;Intelligence &nbsp;(AI) sangat penting dalam game guna menciptakan suatu program &nbsp;komputer &nbsp;yang &nbsp;bertindak &nbsp;dan &nbsp;berpikir seperti &nbsp;manusia &nbsp;dan &nbsp;juga &nbsp;bertindak &nbsp;dan &nbsp;berpikir secara rasional pada saat &nbsp;yang bersamaan yang diimplementasikan terhadap Non Player Computer (NPC). Game edukasi merupakan bentuk dari sebuah metode pembelajaran yang efektif dan efisien. Dalam game ini terdapat unsur-unsur dan konten-konten edukasi yang menarik yaitu pembelejaran game tajwid al qur’an yang berbasi mobile. Penelitian ini menjelaskan bagaimana proses pengembangan game edukasi 2D menjadi 3D dan penerapan metode Finite State Mechine sebagai perilaku NPC. Dalam Game Player harus &nbsp;menyelesaikan &nbsp;semua &nbsp;misi dan &nbsp;mengalahkan &nbsp;musuh . Setiap stage player diberikan soal berupa quiz sebagai indikator untuk menuju stage selanjutnya serta sebagai tujuan akhir dalam game ini. Finite State Mechine &nbsp;merupakan sebuah &nbsp;metodologi &nbsp;perancangan &nbsp;sistem &nbsp;kontrol &nbsp;yang &nbsp;menggambarkan tingkah laku atau prinsip kerja sistem yang diterapkan kepada perilaku enemy pada penelitian ini. Pengujian ini dilakukan menggunakan mobile.</p> Mohamad Riko Fernando Copyright (c) 2019 Senastek Universitas Kanjuruhan Malang 2019-12-10 2019-12-10 2 SISTEM PENJEMURAN OTOMATIS MENGGUNAKAN ARDUINO UNO R3 DENGAN PENDEKATAN METODE NAÏVE BAYES https://conference.unikama.ac.id/artikel/index.php/senastek/article/view/241 <p>Perkembangan teknologi saat ini meningkat pesat, hal ini ditandai dengan semakin banyaknya teknologi yang sangat canggi,sehingga<em>&nbsp;</em>&nbsp;ini menjadi sebuah evolusi perangkat agar perangkat keras yang lain bisa berjalan dan bekerja denga baik dengan mengunakan sistem kendali yang sangat canggi dari jarak jauh yaitu seperti pintu otomatis<em>&nbsp;</em>yang menggunakan teknologi yang sangat canggi kemampuanya hampir mirip dengan sistem kendali lampuh jarak jauh.Pada umumnya masyarakat sering &nbsp;mengalami masalah padah rumah tangga &nbsp;&nbsp;dalam hal menjemur pakayan Alat yang sangat penting untuk digunakan sangat efektif jika di bangun alat untuk membantu meringankan pekerjaan masyarakat sistem <em>penjemuran otomatis</em>&nbsp;oleh karena itu penulis menemukan sebuah masalah dalam hal menjemur pakaiyan sehingga penulis &nbsp;menemukan ide untuk membuat alat untuk masyarakat yang membutuakn. karena semakin banyak banyak alat yang di buat oleh parah ahli dan semakin banyak juga alat untuk meringankan pekerjaan masyarakat di sekitarnya.</p> Fransiskus Jaiman Syaminan Anggri Sartika Wiguna Copyright (c) 2019 Senastek Universitas Kanjuruhan Malang 2019-12-10 2019-12-10 2 IMPLEMENTASI FITUR REKOMENDASI RESTORAN TERDEKAT PADA APLIKASI EATTORIA MENGGUNAKAN METODE K – MEANS https://conference.unikama.ac.id/artikel/index.php/senastek/article/view/242 <p>Eattoria merupakan aplikasi berbasis Android sebagai solusi pemasaran tempat kuliner seperti restoran , kafe maupun warung tradisional. Didalam aplikasi Eattoria masih belum ada fitur rekomendasi tempat kuliner terdekat sehingga untuk mencari tempat kuliner user masih direkomendasikan berdasarkan jenisnya antara restoran, kafe dan warung tradisional. Hasil rekomendasi berdasarkan jenis saja masih kurang efisien karena <em>user</em>&nbsp;seringkali direkomendasikan tempat kuliner yang lokasinya sangat jauh dari lokasi mereka. karena masih belum adanya fitur rekomendasi tempat kuliner terdekat maka penulis akan menambahkan fitur tersebut dengan metode <em>K-Means</em>, sehingga sistem rekomendasi nantinya lebih efisien. Manfaat dari sistem rekomendasi ini &nbsp;dapat menemukan tempat kuliner yang ingin dicari berdasarkan yang terdekat dari lokasi <em>user</em>. Tujuan dari penelitian ini adalah merekomendasikan tempat kuliner terdekat berdasarkan lokasi mereka yang akan diadapat dari <em>GPS(Global Positioning System)</em>. Berdasarkan dari analisis perbandingan ini proses rekomendasi tempat kuliner setelah diterapkan metode <em>K-Means</em>&nbsp;maka sistem rekomendasi lebih efisien.</p> Ade Trio Avangki Wahyudi Harianto Muhammad Priyono Tri S Copyright (c) 2019 Senastek Universitas Kanjuruhan Malang 2019-12-10 2019-12-10 2 ALAT PENGGERAK KAMERA CCTV DENGAN KENDALI ANDROID MENGGUNAKAN WIRELESS https://conference.unikama.ac.id/artikel/index.php/senastek/article/view/243 <p><em>Kemajuan di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi pada masa kini berkembang sangat pesat, khususnya pada bidang elektronika dan telekomunikasi. Di dalam dunia industri, untuk pengendalian proses diperlukan suatu sistem pengontrol atau pengawas secara otomatis. Salah satunya adalah sistem keamanan ruangan atau suatu gedung. Berdasarkan hal ini maka penulis berusaha mengembangkan suatu alat yang mampu mengontrol yaitu dengan menerapkan pengunaan kamera pengontrol yang dapat memantau ruangan.&nbsp; </em><em>Tujuan penelitian ini adalah untuk mengaplikasikan kamera CCTV dapat dikendalikan oleh smartphone dengan menggunakan koneksi wifi dan dapat mempermudah membantu pengawas ruangan. Metode yang digunakan pada penelitian adalah metode observasi di Dinas Kependudukan kota Malang. Perancangan alat menggunakan arduino uno sebagai control penggerak dan implementasi alat dari penelitian tersebut penulis menyiapkan alat input dan output, menguji sistem pada tiap blok, menggabungkan sistem blok menjadi keseluruhan sistem dan mengadakan pengujian rangkaian sistem secara keseluruhan. Berdasarkan analisa dan implementasi alat diperoleh kesimpulan bahwa alat dapat berfungsi sesuai rancangan dengan menggunakan komunikasi wireless dan sistem keamanan dapat dilakukan secara dinamis</em>.</p> Agustinus D.T. Aran Copyright (c) 2019 Senastek Universitas Kanjuruhan Malang 2019-12-10 2019-12-10 2 PENERAPAN METODE DOUBLE EXPONENTIAL SMOOTHING UNTUK PREDIKSI TINGKAT KEPADATAN PENGIRIMAN BARANG https://conference.unikama.ac.id/artikel/index.php/senastek/article/view/244 <p>Penelitian ini fokus membahas hasil penelitian Penerapan Metode <em>Double Exponential Smoothing</em>&nbsp;Untuk Prediksi Tingkat Kepadatan Pengiriman Barang Di PT. Pos Indonesia Malang. Terjadinya peningkatan pengiriman barang karena beberapa faktor ikut mempengaruhi jumlah armada yang tersedia. Permasalahannya adalah ketika terjadi pengantaran kiriman dan kapasitas muatan di truk dan mobil box penuh dan tidak ada lagi persediaan armada. &nbsp;Oleh karena itu, perlu dibutuhkan suatu prediksi untuk mengetahui jumlah kedatangan pengiriman yang hasilnya dapat digunakan oleh pihak Kantor Pos Malang sebagai acuan dan bahan persiapan dalam menentukan persiapan armada. Penelitian ini menggunakan data pengiriman barang tahun 2017-2019 yang diperoleh dari Kantor Pos Malang 65100 yang akan digunakan sebagai data training. Sistem ini telah mampu melakukan perhitungan menggunakan metode <em>Double Exponential Smoothing </em>yang sudah sesuai dengan perhitungan manual dan menghasilkan tingkat kesalahan prediksi sebesar 8,68 % atau memiliki tingkat akurasi sebesar 9.10899 %. Berdasarkan hasil perhitungan <em>User Acceptence Test</em>&nbsp;(UAT) bahwa telah &nbsp;dilakukan pengujian aplikasi dan pengisian kuesioner, terdapat 85,3%. responden yang menyatakan setuju jika aplikasi prediksi digunakan pada Kantor Pos Malang 65100.</p> Andre Wahyu Hermawan Hari Lugis Purwanto Copyright (c) 2019 Senastek Universitas Kanjuruhan Malang 2019-12-10 2019-12-10 2 SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PENENTUAN GURU TERFAVORIT DENGAN MENGGUNAKAN METODE ANALYTIC HIERARCHY PROCESS (AHP) https://conference.unikama.ac.id/artikel/index.php/senastek/article/view/245 <p>Kinerja&nbsp;guru&nbsp;merupakan proses pembelajaran sebagai upaya mengembangkan kegiatan yang ada menjadi kegiatan yang lebih baik, sehingga tujuan pendidikan yang telah ditetapkan dicapai dengan baik melalui suatu kegiatan pembelajaran yang dilaksanakan oleh&nbsp;guru&nbsp;sesuai dengan target dan tujuan. Sebagai salah satu pendidikan sekolah dasar yang berada di Kota Malang SDN Bakalan Krajan 1, merupakan salah satu Sekolah Dasar Negeri yang memperhatikan kualitas guru dalam memberikan pembelajaran kepada siswa.&nbsp;Tujuan penelitian ini adalah membangun sebuah sistem pendukung keputusan penentuan guru terfavorit di Sekolah Dasar Negeri Bakalan Krajan I, dimana nilai tiap kriteria penilaian diproses dengan menggunakan metode <em>Analytic Hierarchy Process </em>(AHP). Pengembangan sistem pendukung keputusan ini menggunakan metode pengembangan <em>Waterfall.</em>&nbsp;Dari hasil penelitian yang dilakukan didapatkan sebuah sistem informasi yang mampu membantu kepala sekolah dalam menentukan guru terfavorit sesuai dengan kriteria yang ditentukan dan &nbsp;pada hasil User Acceptance Test (UAT) dengan rata-rata 82% menunjukkan bahwa sistem pendukung keputusan dapat diterima hasil perancangan yang sudah dibuat sebelumnya oleh pengguna dan membantu menentukan guru terfavorit.</p> Andry Hartanto Rini Agustina Copyright (c) 2019 Senastek Universitas Kanjuruhan Malang 2019-12-10 2019-12-10 2 ANALISIS KESALAHAN SISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL CERITA MATEMATIKA BERDASARKAN TAHAPAN PENYELESAIAN POLYA https://conference.unikama.ac.id/artikel/index.php/senastek/article/view/246 <p>Berdasarkan hasil observasi, di SMP Negeri 1 Wagir kelas VII masih terdapat banyak kesalahan siswa dalam mengerjakan soal cerita pada materi skala dan perbandingan, sehingga diperlukan suatu penelitian untuk mengetahui jenis kesalahan siswa dan penyebabnya dalam menyelesaikan soal cerita berdasarkan tahapan penyelesaian Polya. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas VII C SMPN 1 Wagir yang berjumlah 31 siswa. Subyek penelitin diambil dengan cara memeriksa hasil pekerjaan siswa berdasarkan nilai yang diperoleh, kemudian mewawancarai semua siswa sampai didapat jawaban yang hampir &nbsp;sama, sehingga peneliti mengambil 12 siswa untuk dijadikan subyek penelitian. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesalahan siswa dalam menyelesaikan soal cerita matematika materi skala dan perbandingan. Berdasarkan hasil penelitian, ditemukan bahwa pada tahap (1) terdapat 7 subyek melakukan kesalahan, disebabkan karena kebiasaaan siswa dan tergesa-gesa. Tahap (2) terdapat 6 subyek melakukan kesalahan, disebabkan karena kesulitan mengubah soal &nbsp;ke kalimat matematika dan kurangnya penguasaan bahasa. Tahap (3) terdapat 6 subyek melakukan kesalahan, disebabkan karena kurang trampil dalam kalkulasi, tidak teliti dan tergesa-gesa. Tahap (4) &nbsp;terdapat 12 subyek &nbsp;melakukan kesalahan, disebabkan karena siswa kebiasaan tidak menuliskan kesimpulan, dan tergesa-gesa. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa siswa paling banyak melakukan kesalahan pada tahap memeriksa kembali jawaban, disebabkan karena siswa tidak menuliskan kesimpulan dan tergesa-gesa.</p> Angela Paola Nogo Doren Sumadji Nur Farida Copyright (c) 2019 Senastek Universitas Kanjuruhan Malang 2019-12-10 2019-12-10 2 MINAT DAN MODEL STUDENT FACILITATOR AND EXPLAINING (SFE) TERHADAP KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIS https://conference.unikama.ac.id/artikel/index.php/senastek/article/view/247 <p>Penelitian ini dilatarbelakangi karena kurangnya minat dan model pembelajaran, sehingga komunikasi matematis peserta didik kurang. Komunikasi matematis dapat dikembangakan melalui model pembelajaran yang tepat. Salah satunya menggunakan model pembelajaran <em>Student Facilitator and Explaining </em>(SFE). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh minat dan model pembelajaran <em>Student Facilitator and Explaining</em>&nbsp;terhadap komunikasi matematis. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan analisis regresi linier berganda. Penelitian ini dilakukan di SMP Islam Ma’arif 02 Malang. Populasi dalam penelitian ini adalah Peserta didik kelas VII dan sampel penelitian ini yaitu kelas VII E yang terdiri dari 30 peserta didik. &nbsp;Analisis data dalam penelitian ini berupa uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik berupa uji normalitas, uji multikolinearitas, uji heterokedastisitas, uji autokorelasi, dan uji hipotesis berupa uji F, uji T, determinasi (R²). Hasil penelitian menujukkan bahwa nilai koefisien determinasi r² Y(X₁,₂) sebesar 0,586. Nilai tersebut menunjukkan proporsi pengaruh seluruh variabel bebas yaitu minat dan model pembelajaran <em>Student Facilitator and Explainin</em>&nbsp;terhadap variabel terikat yaitu komunikasi matematis peserta didik sebesar 58,6%. Kesimpulan penelitian ini yaitu terdapat pengaruh minat dan model pembelajaran <em>Student Facilitator and Explaining </em>terhadap komunikasi matematis Saran bagi peneliti adalah sebaiknya melakukan penelitian lanjutan dan mengembangkan model-model pembelajaran matematika.</p> Aunur Wahyu Qur’ani Retno Marsitin Tri Candra Wulandari Copyright (c) 2019 Senastek Universitas Kanjuruhan Malang 2019-12-10 2019-12-10 2 PREDIKSI HARGA AIR PELANGGAN PERUSAHAAN DAERAH AIR MINUM (PDAM) MENGGUNAKAN METODE ARIMA (AUTOREGRESSIVE INTEGRATED MOVING AVERAGE) https://conference.unikama.ac.id/artikel/index.php/senastek/article/view/248 <p>Harga air merupakan harga jual air minum yang harus terjangkau oleh pelanggan rumah tangga untuk memenuhi standar kebutuhan pokok air minum sehari-hari, maka pelanggan harus menyiapkan dana khusus untuk membayar hargai air tersebut. Namun, terkadang dana yang telah dialokasikan untuk membayar harga air tidak sesuai dengan jumlah harga yang ada. Oleh karena itu, diperlukan prediksi besarnya harga air pelanggan PDAM untuk periode yang akan datang. Dalam memprediksi harga air, maka perlu pengambilan data di PDAM Tirta Dharma di Kota Malang.&nbsp;Peramalan ini menggunakan metode ARIMA <em>(Autoregressive Integrated Moving Average) </em>metode ini memiliki tingkat yang keakuratan yang baik untuk mengatasi kerumitan deret waktu dan perkiraan lainnya. Metode penelitian yang digunakan terdiri dari metode pengumpulan data, teknik analisis data, penafsiran dan kesimpulan dan penyelesaian masalah. Hasil dari peramalan tersebut di ambil dari nilai error MAD, MSE dan MAPE yang terkecil dari hasil peramalan harga air pelanggan PDAM Tirta Dharma Kota Malang.</p> Ayu Ema Aprilianti MOH. Ahsan Danang Aditya Nugraha Copyright (c) 2019 Senastek Universitas Kanjuruhan Malang 2019-12-10 2019-12-10 2 SISTEM PENCARIAN REKOMENDASI AGENSI TRAVEL UMROH TERPERCAYA DI KOTA MALANG DENGAN METODE SMART https://conference.unikama.ac.id/artikel/index.php/senastek/article/view/249 <p>Masyarakat membutuhkan informasi yang akurat mengenai agensi travel umroh yang tentunya sesuai undang-undang yaitu Pasal 45 ayat (1) UU 13/2008, banyaknya agensi travel umroh membuat masyarakat sulit menentukan agensi travel umroh mana yang cocok. Banyak agensi travel umroh yang berlomba-lomba memberi promosi untuk menarik minat masyarakat untuk menggunakan jasa agensinya. Diluar sana banyak juga agensi travel umroh yang belum mengantongi izin untuk mendirikan suatu agensi travel umroh. Terlebih lagi website yang disediakan oleh Departemen Agama yang digunakan untuk mencari informasi seputar agensi travel umroh tidak berfungsi dengan semestinya.. Tujuan penelitian ini adalah membangun sebuah sistem pencarian agensi travel umroh yang sudah memiliki ijin, dimana <em>input</em>&nbsp;pencariannya berupa nilai dari setiap kriteria kemudian diproses menggunakan metode&nbsp;<em>Simple Multi-Attribute Rating Technique</em>&nbsp;(SMART).&nbsp;Rancang bangun sistem pencarian agensi travel umroh yang menggunakan metode <em>Simple Multi-Attribute Rating Technique</em>&nbsp;(SMART) dengan metode pengembangan sistem <em>Waterfall. </em>Dari hasil penelitian yang dilakukan didapatkan&nbsp;sebuah sistem informasi yang mampu membantu calon jemaah dalam mencari informasi agensi travel umroh yang sesuai dengan kriteria yang diinputkan.</p> Bagus Candra Prasetyo Yoyok Seby Dwanoko Copyright (c) 2019 Senastek Universitas Kanjuruhan Malang 2019-12-10 2019-12-10 2 PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW DAN MOTIVASI BELAJAR TERHADAP PRESTASI BELAJAR https://conference.unikama.ac.id/artikel/index.php/senastek/article/view/251 <p>Abstrak<strong>&nbsp;</strong>penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw dan motivasi belajar terhadap prestasi belajar fisika siswa yang dilakukan di SMP Negeri 12 Malang pada tahun pelajaran 2018/2019. Jenis penelitian ini adalah quasi <em>eksperimen </em>dengan rancangan <em>Desain Control Group Pre-Test Posstest Only. </em>Populasi pada penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII dan sampel penelitian terdiri dari 64 siswa dengan rincian 32 siswa sebagai kelas eksperimen 32 kelas kontrol. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah random sampling. Data dikumpulkan melalui observasi dan tes prestasi belajar siswa kemudian dianalisis menggunakan uji anova dua jalur. Dengan demikian, disimpulkan bahwa pengunaan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw dan motivasi memberikan dampak positif terhadap prestasi belajar fisika siswa lebih tinggi. Model pembelajaran koopertif tipe jigsaw dan motivasi terbukti mampu meningkatkan motivasi belajar terhadap prestasi belajar fisika siswa.Oleh karena itu, sekiranya dapat digunakan dalam pembelajaran fisika sehingga tujuan pembelajaran fisika dapat dicapai dengan optimal.</p> Deonesia Dewi Sudi Dul Aji Chandra Sundaygara Copyright (c) 2019 Senastek Universitas Kanjuruhan Malang 2019-12-10 2019-12-10 2 IMPLEMENTASI SISTEM VIRTUAL REALITY PADA OBJEK WISATA DI JATIM PARK https://conference.unikama.ac.id/artikel/index.php/senastek/article/view/252 <p>Pariwisata mempunyai &nbsp;banyak manfaat bagi masyarakat bahkan bagi Negara sekalipun. Manfaat pariwisata dapat dilihat dari berbagai aspek/segi yaitu manfaat pariwisata dari segi ekonomi, sosial budaya, lingkungan hidup, nilai pergaulan dan ilmu pengetahuan. Pada Seiring dengan berjalannya waktu perkembangan dalam Bidang Teknologi yaitu Virtual Reality atau (VR) yang berupa Gambar atau Video berdimensi 3D ini semakin banyak penggunanya, Sehingga aplikasi dengan konsep Virtual Reality ini akan memberikan informasi dalam berwisata sehingga tidak sulit untuk mencari lokasi yang kita tuju. Hasil dari penelitian ini adalah membuat suatu tampilan digital berupa Virtual tour berbasis Android penelitian ini adalah sama-sama menggambarkan &nbsp;keseluruhan tempat, sehingga aplikasi dengan konsep virtual tour ini akan memberikan perkembangan dalam bidang promosi akan memberikan perkembangan wisata alam. selain itu, diperlukan media yang memuat sekumpulan informasi wisata alam.</p> Donny Laga Biantoro Wahyudi Harianto Copyright (c) 2019 Senastek Universitas Kanjuruhan Malang 2019-12-10 2019-12-10 2 PROTOTYPE SISTEM PERINGATAN DINI PENDETEKSI JALAN BERLUBANG PADA JALAN RAYA DENGAN SENSOR ULTRASONIK BERBASIS ARDUINO https://conference.unikama.ac.id/artikel/index.php/senastek/article/view/253 <p>Rasa aman adalah suatu kebutuhan pokok yang dibutuhkan oleh setiap manusia. Tidak hanya keamanan yang berada saat manusia berdiri, tetapi rasa aman juga dibutuhkan ketika manusia menggunakan media transportasi untuk bergerak dari satu tempat ke tempat lain. Tentunya rasa aman akan memberikan kenyamanan dan menurunkan kekhawatiran akan terjadinya hal yang tidak diinginkan. Salah satu kekhawatiran tersebut adalah kerusakan jalan yang sering ditemui &nbsp;di hampir seluruh jalan raya. Atas dasar dari pokok masalah diatas, didapatkan sebuah ide untuk membuat sebuah mekanisme keamanan yang memiliki fungsi sebagai pendeteksi dini dan diharapkan dapat meningkatkan kewaspadaan pengendara kendaraan akan bahaya yang berada dalam jalur kendaraan yang akan dilewati. Dengan menggunakan komponen yang mudah didapatkan, prototype yang dibahas dalam penelitian ini dapat menjadi sebuah standar keamanan yang dapat digunakan di berbagai kendaraan.</p> Dwi Budi Wibowo Muhammad Priyono Tri Sulisyanto Alex Endy Budianto Copyright (c) 2019 Senastek Universitas Kanjuruhan Malang 2019-12-10 2019-12-10 2 ANALISIS PEMAHAMAN KONSEP SISWA DALAM MENYELESAIKAN MASALAH OPEN ENDED BERDASARKAN TEORI APOS https://conference.unikama.ac.id/artikel/index.php/senastek/article/view/254 <p>Pemahaman terhadap konsep matematika siswa dalam menyelesaikan soal pemecahan masalah <em>open ended </em>pada soal cerita matematika masih rendah. Oleh karena itu, harus dianalisis tingkat pemahaman konsep yang dimiliki siswa. Teori yang mampu menganalisis seberapakah pemahaman konsep matematika adalah teori APOS.&nbsp;Tujuan penelitian ini untuk mengetahui tingkat pemahaman konsep matematika siswa dalam menyelesaikan soal pemecahan masalah <em>open ended </em>pada soal cerita berdasarkan teori APOS. Jenis penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas VIIIF SMPN 17 Malang. Data diperoleh dari hasil tes, wawancara dan catatan lapangan. Hasil penelitian pemahaman konsep siswa berada pada empat tahap teori APOS, yaitu &nbsp;pada tahap aksi mencapai persentase sebesar 49%, yaitu dari siswa berkemampuan tinggi 13%, sedang 11% dan rendah 25%. Pada tahap proses mencapai persentase sebesar 78%, yaitu dari siswa berkemampuan tinggi 25%, sedang 23%,dan rendah 30%. Pada tahap objek mencapai persentase sebesar 58%, yaitu dari siswa berkemampuan tinggi 25%, sedang 20% dan rendah 13%. Pada tahap skema mencapai persentase sebesar 38%, yaitu dari siswa berkemampuan tinggi 16%, sedang 16% dan rendah 6%. Berdasarkan hasil penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa pemahaman konsep siswa dalam menyelesaikan soal pemecahan masalah <em>open ended </em>pada soal cerita belum mampu memenuhi &nbsp;semua tahapan APOS.</p> Kresensiana Aning Riski Nur Istiqomah Dinnullah Nur Farida Copyright (c) 2019 Senastek Universitas Kanjuruhan Malang 2019-12-10 2019-12-10 2 MPLEMENTASI METODE FINITE STATE MACHINE (FSM) SEBAGAI PENGENALAN SATWA LANGKA PADA GAME “ENDEMIC ZOO” https://conference.unikama.ac.id/artikel/index.php/senastek/article/view/255 <p>Satwa Langka adalah binatang yang dikategorikan jarang terlihat oleh manusia. Untuk melihat satwa langka dapat dengan mengunjungi kebun binatang. Namun tidak semua bisa mengunjungi tempat tersebut. Salah satu cara agar dapat melihat satwa langka tanpa harus ke kebun binatang adalah dengan adanya sebuah <em>game</em>&nbsp;pengenalan aneka satwa langka. <em>Game</em>&nbsp;adalah media permainan elektronik yang melibatkan interaksi antar pemain dengan antarmuka <em>game</em>&nbsp;untuk menghasilkan umpan balik berupa <em>visual</em>&nbsp;di perangkat <em>video </em>dan banyak disukai oleh banyak orang, terutama anak – anak. Peneliti akan merancang dan membuat sebuah <em>game</em>&nbsp;bernama Endemic Zoo. Dalam <em>game</em>&nbsp;ini, akan diimplementasikan metode <em>finite state machine</em>&nbsp;yang akan mengatur perubahan atau kondisi nilai poin awal permainan dimulai. Game ini akan dijalankan di <em>smartphone</em> dengan sistem operasi Android.</p> Lailatul Maulani Adimah Copyright (c) 2019 Senastek Universitas Kanjuruhan Malang 2019-12-10 2019-12-10 2 KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA SISWA KELAS VIII BERDASARKAN TINGKAT KECERDASAN EMOSIONAL (MOTIVASI) https://conference.unikama.ac.id/artikel/index.php/senastek/article/view/256 <p>Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripisikan kemampuan siswa <br>memecahan masalah matematika ditinjau dari tingkat kecerdasan emosional tinggi, sedang, atau rendah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Subjek penelitian ini adalah 6 siswa dari kelas VIII SMP Islam Donomulyo dengan dikategorikan 3 Tingkat. Pengumpulan data dilakukan dengan hasil angket, tes dan wawancara. Hasil penelitian ini adalah Siswa dengan kecerdasan emosional tinggi mampu menyelesaikan 2 masalah dengan benar dan dalam penyelesaiannya siswa tersebut mampu melaksanakan 4 tahapan pemecahan masalah polya dengan benar, siswa dengan kecerdasan emosional sedang mampu menyelesaikan 1 masalah dengan benar dan 1 masalah belum tuntas, dalam penyelesaiaannya siswa tersebut mampu melaksanakan 3 tahapan pemecahan masalah polya, siswa dengan kecerdasan emosional rendah mampu mengerjakan 1 masalah namun tidak tuntas, dalam penyelesaiannya hanya mampu melaksanakan 1 tahapan pemecahan masalah polya.</p> M. Bahtiar Arif Nyamik Rahayu Sesanti Oktania Anggraini Wulandari Armando G. Orlando Nguru Copyright (c) 2019 Senastek Universitas Kanjuruhan Malang 2019-12-10 2019-12-10 2 ANALISIS MANAJEMEN KEAMANAN SISTEM INFORMASI AKADEMIK UNIVERSITAS KANJURUHAN MALANG MENGGUNAKAN STANDAR ISO 27001:2013 https://conference.unikama.ac.id/artikel/index.php/senastek/article/view/257 <p>Penelitian ini bertujuan untuk memaparkan &nbsp;serta menjelaskan tentang &nbsp;manajemen keamanan sitem informasi akademik menggunakan Standar ISO 27001 pada suatu instansi seperti universitas, perkantoran dan lain sebagainya.oleh karena itu perguruan tinggi perlu mengetahui bagaimana memanajemen suatu keamanan agar tidak terjadi sesuatu hal yang tidak diinginkan.dan salah satu standart yang dapat digunakan untuk menganalisa manajemen tingkat keamanan sistem informasi pada suatu instansi atau organisasi adalah ISO/IEC 27001.tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengukur dan mengevaluasi apakah kebijakan-kebijakan yang sudah diterapkan berdasarkan ISO 27001:2013. Penelitian ini menggunakan jenis pendekatan kuantitatif dengan teknik pengumpulan data yaitu (menyebarkan angket/kuisoner), untuk mengukur tingkat presentase kematangan pada setiap kontrolnya, peneliti menggunakan rumus deskripsi presentase. Dan berdasarkan hasil penelitian dan hasil presentase yang sudah peneliti lakukan bahwa klausul pengelolaan aset,keamanan fisik dan lingkungan serta pengendalian akses memiliki presentase yang baik dengan nilai presentase masing masing 65%,78%,66% yang kalau dibandingkan dengan kriteria penafsiran masuk dalam kategori baik.</p> Maria Anjelina Tuga Wasum Abdul Aziz Copyright (c) 2019 Senastek Universitas Kanjuruhan Malang 2019-12-10 2019-12-10 2 ANALISIS PERBANDINGAN TEKNIK 2D SKELETAL DAN 3D CEL SHADING PADA KARAKTER GAME DIGITAL 2D https://conference.unikama.ac.id/artikel/index.php/senastek/article/view/258 <p>Dalam pembuatan game digital, ada elemen desain karakter yang memiliki banyak variasi teknik dalam pembuatannya. Teknik <em>skeletal</em>&nbsp;pada&nbsp;pembuatan&nbsp;aset game 2D menuntut kreator membuat tiap sisi objek dengan&nbsp;berbagai&nbsp;perspektif. Sedangkan teknik <em>cel shading</em>&nbsp;pada animasi 3D dapat digunakan membuat aset game dua dimensi dari objek digital 3D. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis&nbsp;penggunaan dua teknik animasi untuk pembuatan aset&nbsp;game. Analisa dilakukan pada animasi karakter game dua dimensi menggunakan teknik 3D <em>cel shading</em>&nbsp;dan 2D <em>skeletal</em>. Analisis kemiripan menggunakan metode euclidean. Hasil akhir menunjukkan bahwa ukuran file yang lebih kecil adalah file gambar hasil dari&nbsp;penerapan&nbsp;teknik 3D <em>cel shading</em>. Maka teknik ini bisa menjadi solusi untuk pembuatan animasi pada game digital dua dimensi yang mengutamakan ukuran file yang lebih kecil.&nbsp;</p> Nur Miftah Agung Krisna Bayu Ismayani Amak Yunus Eko Prasetyo Abdul Aziz Copyright (c) Senastek Universitas Kanjuruhan Malang 2019-12-10 2019-12-10 2 PENINGKATAN HASIL DAN AKTIVITAS BELAJAR MATEMATIKA MELAUI KETERAMPILAN PROSES https://conference.unikama.ac.id/artikel/index.php/senastek/article/view/259 <p>Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan metode pendekatan keterampilan proses untuk meningkatkan hasil dan aktivitas &nbsp;belajar siswa pada kompetensi Sistem Persamaan Linear Dua Variabel (SPDLV) kelas VIII F SMPN 3 Singosari.&nbsp;Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar observasi guru dan siswa, lembar tes, lembar kerja siswa, dan lembar catatan lapangan.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Dengan jenis Penelitian Tindakan Kelas. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua tindakan, yaitu siklus I dan siklus II. Hasil penelitian menunjukkan bahwa melalui pendekatan keterampilan proses terbukti dapat meningkatkan keaktifan belajar siswa. Hal ini terlihat dari hasil kajian catatan lapangan dan LKS siswa. Pada Siklus I banyaknya siswa yang mencapai ketuntasan sebanyak 56% siswa dan pada Siklus II banyaknya siswa &nbsp;yang mencapai ketuntasan sebanyak 96%. Berdasarkan hasil angket siswa, pada Siklus I menunjukkan bahwa siswa yang mencapai skor angket ≥ 75% sebanyak 69,57% siswa dan hasil angket Siklus II menunjukkan&nbsp;bahwa banyaknya siswa yang mencapai skor angket ≥ 75% sebanyak 83,33% siswa.</p> Tridedi Arfanus Djoko Adi Susilo Timbul Yuwono Copyright (c) 2019 Senastek Universitas Kanjuruhan Malang 2019-12-10 2019-12-10 2 RANCANG BANGUN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS UNTUK MENUNJANG PROMOSI PARIWISATA DINAS PARIWISATA DAN KEBUDAYAAN KABUPATEN MALANG https://conference.unikama.ac.id/artikel/index.php/senastek/article/view/260 <p>Kabupaten Malang memiliki beberapa potensi pariwisata seperti wisata budaya, wisata alam dan buatan, namun karena kurangnya promosi, maka keberadaannya sebagai daerah wisata kurang tergali secara maksimal. Sebagian besar objek wisata yang yang tersebar di Kabupaten Malang mempromosikan objek wisata dengan menyebarkan brosur dan pamflet. Oleh karena itu, diperlukan penambahan media lain yang akan mendukung situs pariwisata dengan adanya perancangan sistem informasi geografis yang diharapkan nantinya dapat mempermudah proses penyampaian informasi, promosi serta penunjuk wisatawan. Sistem informasi geografis wisata adalah sistem informasi yang dibangun untuk memenuhi kebutuhan informasi bagi para wisatawan. Dalam penggembangan Sistem Informasi Geografis pariwisata Kabupaten Malang ini yaitu menggunakan model Waterfall. Dimana model Waterfall merupakan salah satu metode pengerjaan setiap tahap demi tahap yang harus dilalui menunggu selesainya tahap sebelumnya dan berjalan berurutan. Rancang bangun sistem informasi geografis wisata di Kabupaten Malang bertujuan untuk menjadi media promosi objek wisata serta diharapkan dapat mempermudah masyarakat dalam mencari informasi dan fasilitas wisata yang tersebar di Kabupaten Malang dengan memanfaatan teknologi informasi seperti Geografis Informasi Sistem (GIS) berbasis web ini diharapkan menjadi salah satu solusi dalam mengembangkan dan mempromosikan objek wisata yang ada di Kabupaten Malang.</p> Tri Meisa Bayu Putra Hari Lugis Purwanto Yoyok Seby Dwanoko Copyright (c) 2019 Senastek Universitas Kanjuruhan Malang 2019-12-10 2019-12-10 2 PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE PBL UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA SMP https://conference.unikama.ac.id/artikel/index.php/senastek/article/view/261 <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe PBL (<em>Problem Based Learning</em>) untuk meningkatkan hasil belajar matematika kelas VIII B SMP PGRI 06 Malang khususnya pada materi Sistem Persamaan Linear Dua Variabel. Salah satu model pembelajaran yang melibatkan siswa untuk berpikir kritis, aktif dan kreatif adalah dengan menerapkan Model <em>Problem Based Learning</em>. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan jenis penelitiannya merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) tahun pelajaran 2018/2019. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIII B SMP PGRI 06 Malang&nbsp;yang berjumlah 34 siswa. Penelitian ini mempunyai prosedur antara lain: perencanaan tindakan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi.&nbsp;Hasil penelitian ini ditunjukkan oleh nilai yang diperoleh setelah diberi siklus I meningkat dibandingkan dengan tes awal yakni 70,08 menjadi 73,58. Selanjutnya, nilai rata-rata siswa pada pelaksanaan siklus II meningkat dibandingkan dengan nilai rata-rata siswa pelaksanaan siklus I yaitu 73,58 menjadi 76,70 dan telah memenuhi indikator keberhasilan yaitu 82,35% siswa telah mendapat nilai minimal 75. Dengan demikian dapat dinyatakan bahwa siswa siswa kelas VIII B SMP PGRI 06 Malang telah mencapai ketuntasan belajar dan hasil belajar matematika.</p> Vinsensius Agung Riski Nur Istiqomah Dinnullah Timbul Yuwono Copyright (c) 2019 Senastek Universitas Kanjuruhan Malang 2019-12-10 2019-12-10 2 OPTIMASI HASIL AKUISISI OBYEK WAJAH MENGGUNAKAN METODE BINARY LARGE OBJECTS https://conference.unikama.ac.id/artikel/index.php/senastek/article/view/312 <p>Sistem visual manusia terdiri atas gabungan dari proses perekaman dan pendeteksian obyek, oleh karenanya manusia memiliki kemampuan untuk mengenali obyek tertentu dari sekumpulan obyek yang dilihatnya. Berbeda dengan kemampuan sistem visual computer, pada sistem visual computer dibutuhkan proses pengolahan citra terlebih dahulu. Wajah sebagai biometric diperlukan dalam penelitian ini, sehingga proses akuisisi merupakan syarat yang dibutuhkan. Hasil akuisisi yang diperoleh harus dilakukan proses optimasi dengan metode Binary Large Objects (BLOB). Akuisisi citra merupakan tahap awal untuk mendapatkan data image dari suatu obyek. Pada penelitian ini hasil akuisisi yang digunakan adalah 3 (tiga) obyek wajah berbeda dan diakuisisi sebanyak 10 (Sepuluh) sample pada tiap obyek wajah dan kemudian dilakukan tahap optimasi dengan ¬pre-processing¬ dan proses analisis citra menggunakan metode BLOB. Kemudian dilakukan uji performansi kedekatan dan kemiripan antar image yaitu Euclidean Distance dan Coefficient Correlation menghasilkan dari 3 (tiga) obyek berbeda obyek A diperoleh 4 citra terbaik, obyek B diperoleh 4 citra terbaik dan obyek C diperoleh 3 citra terbaik</p> Bayu Firmanto Ervina Rikasanti Arief Bramanto Wicaksono Putra Copyright (c) 2019 Semnas SENASTEK Unikama 2019 2019-12-27 2019-12-27 2 826 840 ANALISIS DAERAH AKTIF NOAA 11429 (0053, LAPAN PASURUAN) YANG MEMBANGKITKAN FLARE https://conference.unikama.ac.id/artikel/index.php/senastek/article/view/311 <p>Fenomena badai Matahari yang merambat ke ruang antar-planet dapat menjadi masalah negatif terhadap kestabilan dan keseimbangan makhluk hidup di Bumi. &nbsp;Potensi badai Matahari biasanya dibangkitkan dari daerah aktif yang mempunyai formasi image grup sunspot kompleks.&nbsp; Pada penelitian ini akan menganalisis bagaimana, mengapa, dimana dan kapan daerah aktif mampu membangkitkan badai Matahari.&nbsp; Badai Matahari yang terjadi berulangkali dalam interval evolusi tanggal 4-15 Maret 2012 dibangkitkan dari daerah aktif (grup sunspot) NOAA 11429 (0053, LAPAN Pasuruan).&nbsp; Beberapa parameter antara lain; evolusi&nbsp; grup sunspot LAPAN, klasifikasi Zurich, citra flare H-Alpha, flare soft X-Ray. saling berkorelasi dalam peristawa badai Matahari.</p> Nanang Widodo Eko Ribut Supriyanto Copyright (c) 2019 Semnas SENASTEK Unikama 2019 2019-12-27 2019-12-27 2 820 825 PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN MATEMATIKA BERBASIS KECERDASAN MAJEMUK (MULTIPLE INTELLIGENCE) UNTUK SISWA SMA https://conference.unikama.ac.id/artikel/index.php/senastek/article/view/361 <p>Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang difokuskan untuk mengembangkan dan mengahasilkan perangkat pembelajaran matematika berbasis kecerdasan majemuk. Pada penelitian ini uji coba dilakukan pada kelas X5 SMA Negeri 1 Makale.&nbsp; Produk yang dihasilkan berupa RPP, Lembar Kerja Siswa (LKS), dan Lembar Penilaian. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa (1) dalam proses pengujian awal (validasi) terlihat bahwa perangkat&nbsp; pembelajaran dapat dinyatakan valid ditinjau dari keseluruhan komponen; (2) perangkat pembelajaran ini dinyatakan memenuhi kriteria praktis dan efektif.</p> Hersiyati Palayukan Marnolinus Ledon Copyright (c) 2020 Semnas SENASTEK Unikama 2019 2020-01-17 2020-01-17 2 175 184